Jerinx SID - Via Vallen Berseteru, Anji Singgung Major dan Indie
TEMPO.CO | 13/11/2018 10:31
Drummer grup musik Superman Is Dead, Jerinx tampil solo akustik dalam Folk Revolutionaries Vol. 3 di Rumah Sanur - Creative Hub, Denpasar, 23 Juli 2016. TEMPO/Bram Setiawan
Drummer grup musik Superman Is Dead, Jerinx tampil solo akustik dalam Folk Revolutionaries Vol. 3 di Rumah Sanur - Creative Hub, Denpasar, 23 Juli 2016. TEMPO/Bram Setiawan

TEMPO.CO, Jakarta - Media sosial belakangan ini diramaikan dengan perbincangan soal perseteruan antara Via Vallen dan Jerinx, drummer band Superman Is Dead atau SID.

Perseteruan ini bermula dari protes Jerinx SID sebagai pencipta lagu Sunset Di Tanah Anarki kepada Via Vallen yang dianggap telah melakukan pelangaran hak cipta karena mencover lagu tersebut tanpa seizinnya. Tak hanya itu, Via juga dianggap telah merusak makna dari lagu aslinya.

Terkait hal ini, penyanyi Anji turut memberikan komentarnya. Hal ini dilakukan Anji setelah sejumlah netizen menyebut namanya di kolom komentar Instagram mengenai masalah Via Vallen dan Jerinx SID ramai dibicarakan.

Lewat unggahan di Instagramnya, Anji memberikan penjelasan singkat mengenai konflik Via Vallen dan Jerinx SID yang dibagi dalam 5 poin.Via Vallen membawakan official theme song Asian Games ke-18 yang berjudul Meraih Bintang pada seremoni pembukaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu, 18 Agustus 2018. Via Vallen tampil dalam balutan busana semi maskulin, setelan blazer dan celana berwarna putih, dan sepatu putih. INASGOC/Wahyudin

Dalam poin pertama, Anji menyebut jika masalah yang terjadi di kedua musisi tersebut sangat menarik karena terkait tentang cover lagu, copyright, hak cipta, dan pemaknaan lagu. Terlebih Anji menjelaskan jika Via Vallen dan Jerinx berasal dari sisi berbeda, yakni Major dan Indie, Mainstream dan Sidestream.

"MENURUT SAYA BEGINI.. 1) Masalahnya menarik banget karena banyak hal bisa diangkat. Soal cover lagu, copyright, hak Pencipta, pemaknaan lagu dll. Apalagi JRX & VV berasal dari sisi berbeda. Major & Indie, Mainstream & Sidestream. 2) Masalah seperti ini, di luar tentang intepretasi makna lagu, tidak akan terjadi jika hukum tentang mengkomersilkan lagu orang lain sudah diatur dengan baik. Semoga jadi perhatian pihak-pihak yang berkompeten, karena hal seperti ini akan terus terulang. Pasti," tulis Anji di keterangan fotonya, Senin, 12 November 2018.

Lebih lanjut Anji menuliskan jika kebanyakan orang justru menyoroti cara Jerinx menyampaikan kegelisahannya sehingga masalah ini justru keluar konteks dari apa yang seharusnya dibahas. "3) Kebanyakan orang lebih menyoroti cara JRX menyampaikan kegelisahannya, yang dianggap kasar terhadap VV, dan akhirnya jadi KELUAR KONTEKS dari apa yang seharusnya dibahas," sambung Anji dengan akunnya @duniamanji.Anji Drive by TabloidBintang.Com

Lantaran masalahnya dianggap penting, Anji pun berjanji akan membahas lebih dalam terkait masalah Jerinx dan Via Vallen dengan mengajak satu musisi Indie yang berasal dari Jogja, Dory yakni drummer dari Endank Soekamti.

Baca: Maafkan Via Vallen, Jerinx Superman Is Dead Enggan Tarik Ucapan

"4) Karena masalahnya penting dan perlu bertanya banyak, saya akan membuat video tentang ini, bareng Mas @dorysoekamti . Kami akan membahas banyak hal, tanggal 15 November nanti, di Jogja. 5) Kenapa kok tidak ngajak Mas @erixsoekamti ? Karena dia baru potong jenggot. Jadi tidak mirip Wolverine lagi. Saya kurang suka lagi sama dia, mending @dorysoekamti. Ditunggu ya. Pasti akan menarik," tutup Anji.

TABLOIDBINTANG.COM

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT