Singgung Kematian Hapus Dosa Politik, Cuitan Jerinx Diserbu
TEMPO.CO | 03/06/2019 20:55
Jerinx SID. (Instagram - @jrxsid)
Jerinx SID. (Instagram - @jrxsid)

TEMPO.CO, Jakarta - Drummer Superman is Dead, Jerinx lagi-lagi menyampaikan pernyataan kontroversial. Kali ini, dia mengangkat tema soal wafatnya salah satu anggota keluarga politikus. Ia tidak menyebutkan nama politikus yang ia maksud, namun waktu dia menuliskan cuitannya itu di Twitter, bertepatan dengan hari wafatnya Ani Yodhoyono, istri dari Presiden keenam, Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya baru tahu jika kehilangan anggota keluarga otomatis hapus dosa-dosa politik Anda meski impact-nya tetap dirasa orang banyak, dan menemani istri yang sakit dianggap hal yang luar biasa langka," tulis Jerinx di Twitter, Sabtu, 1 Juni 2019.

Dalam cuitannya, Jerinx mengungkit persoalan Fidelis, seorang pria yang menanam ganja untuk kesembuhan istrinya. Alih-alih sembuh, Fidelis ditangkap polisi dan masuk penjara hingga istrinya wafat.

Cuitan Jerinx ternyata menuai kecaman dari pengguna Twitter. Mereka menilai pernyataan Jerinx tidak etis, lantaran keluarga yang ditinggalkan masih dalam keadaan berdua. Ada pula yang menyebut Jerinx seseorang yang tidak berperasaan.

Jerinx pun tidak gentar dengan komentar netizen yang menyudutkannya. Ia masih bersikukuh dengan pendapatnya mengenai ketidak adilan di Indonesia, apalagi pola pikir masyarakat yang berat sebelah.

"Enggak usah bicara empati jika ia cuma berlaku tuk orang berpengaruh. Kalau sudah adil, itu saatnya kita bicara empati," tulis Jerinx melanjutkan cuitannya, menanggapi orang-orang yang menyerbunya.

Jerinx pun juga menanggapi salah satu netizen yang bersumpah, jika anggota keluarga Jerinx ada yang wafat, maka ia akan mencelanya juga. "Silakan, jika saya pernah membakar Rumah orang dgn UU yg saya keluarkan sblm saya lengser, SILAKAN. I DESERVE THAT," kata Jerinx.

Baca juga: Tersebar Video Berpelukan dengan Anang, Jerinx Geram

CHITRA PARAMAESTI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT