Samir Sharma Bunuh Diri, Kasus Keempat Pesohor India Selama Pandemi Covid-19
TEMPO.CO | 08/08/2020 09:35
Samir Sharma, bintang televisi India, yang ditemukan tewas tergantung di plafon rumahnya pada 5 Agustus 2020. Foto/instagram/samir5d
Samir Sharma, bintang televisi India, yang ditemukan tewas tergantung di plafon rumahnya pada 5 Agustus 2020. Foto/instagram/samir5d

TEMPO.CO, Jakarta - Samir Sharma, aktor India yang membintangi beberapa acara televisi populer di negara itu, ditemukan tewas di flatnya, Malad pada Rabu malam, 5 Agustus 2020. Polisi mengatakan Sharma menggantung dirinya pada kipas gantung di plafon dapurnya.

Aktor yang sudah bercerai dari istrinya dan tinggal sendirian itu tidak meninggalkan catatan bunuh diri.  Jasadnya terlihat oleh penjaga flat dari jendela flatnya, dan melihat sosok tergantung pada Rabu sekitar jam 9 malam. 

"Apartemen aktor itu berantakan saat kami masuk. Bau yang kuat terpancar dari tubuhnya. Kami menduga dia mengambil langkah drastis itu setidaknya satu atau dua hari yang lalu. Orang tua dan saudara perempuannya berada di Bengaluru dan telah diberi tahu, ”kata seorang petugas polisi.

Samir Sharma, bintang televisi India, yang ditemukan tewas tergantung di plafon rumahnya pada 5 Agustus 2020. Foto/instagram/samir5d

Polisi akan memeriksa file medis dan laporan keuangan aktor tersebut untuk menyelidiki apakah dia tengah bermasalah. Dia pindah ke apartemen Malad pada Desember tahun lalu.

Kasus Sharma ini menambah daftar panjang para pesohor di India yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri selama pandemi Covid-19. Sebelumnya, ada aktor Sushant Singh Rajput, Manmeet Grewal, dan Preksha Mehta, yang mengalami masalah mental, terutama setelah pandemi Covid-19 dan memutuskan untuk mengakhiri hidup mereka. 

“Ini bisa termasuk tekanan finansial, kurangnya pilihan pekerjaan, perubahan besar dalam gaya hidup dan kesepian ditambah dengan ketakutan akan masa depan,” kata psikiater India, Avinash De Sousa.

Sharma pernah membintangi film Hindi Hasee Toh Phasee dan acara televisi populer Kahani Ghar Ghar Ki dan Woh Rehne Wali Mehlon Ki.

Jangan remehkan depresi. Untuk bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri di Indonesia, bisa menghubungi : Yayasan Pulih (021) 78842580.

TIMES OF INDIA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT