Final Liga Champions: Sesama Pemain Timnas Dilarang Berhubungan
TEMPO.CO | 30/05/2019 09:26
Gelandang Liverpool, Jordan Henderson, melakukan pemanasan saat latihan jelang pertandingan Grup C melawan PSG di Melwood, Liverpool, 17 September 2018. Action Images via Reuters/Carl Recine
Gelandang Liverpool, Jordan Henderson, melakukan pemanasan saat latihan jelang pertandingan Grup C melawan PSG di Melwood, Liverpool, 17 September 2018. Action Images via Reuters/Carl Recine

TEMPO.CO, Jakarta - Sembilan pemain dari Liverpool dan Tottenham masuk tim nasional Inggris yang akan bertanding di Liga Nasional Eropa. Tapi, mereka tidak akan berkomunikasi sampai pertandingan babak final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Minggu dinihari mendatang, 2 Juni 2019, berakhir.

Hal itu dikemukakan kapten dan pemain gelandang Liverpool, Jordan Henderson. Mereka dan rekan-rekannya di Tottenham yang terpilih masuk tim nasional Inggris sama-sama tidak mengontak satu sama lain setelah lolos dari semifinal Liga Champions.  

Pemain berusia 28 tahun ini masuk pilihan pelatih Inggris, Gareth Southgate, bersama dua pemain Liverpool lainnya, bek Trent Alexander-Arnold dan Joe Gomez.

Sedangkan enam pemain Tottenham yang masuk skuad Gareth Southgate adalah Dele Alli, Eric Dier, Harry Kane, Danny Rose, Kieran Trippier, dan Harry Winks.

Henderson mengungkapkan mereka saling mengirim ucapan selamat melalui pesan elektronik setelah Liverpool dan Tottenham Hotspur sama-sama melakukan kebangkitan yang luar biasa pada semifinal kedua Liga Champions melawan Barcelona dan Ajax Amsterdam.

Namun, mantan pemain gelandang Sunderland ini menekankan segala persahabatan di antara sesama pemain tim nasional Inggris ini akan dihentikan dan dikesampingkan sementara sampai pertandingan final Liga Champions.

“Saya yakin kami akan berbicara lagi setelah pertandingan. Tapi, sampai menuju laga itu, kami akan sama-sama menjaga jarak,” kata Jordan Henderson.

“Saya masih menyimpan teks ucapan selamat dari mereka setelah pertandingan melawan Barcelona. Saya pun melakukannya ketika mereka menyisihkan Ajax,” Henderson melanjutkan.

“Itu hanya ucapan selamat yang pendek, seperti sampai bertemu beberapa pekan mendatang. Saya yakin kami akan berbicara setelah pertandingan selesai. Tapi, sampai menuju partai final otu, kami akan menjaga jarak karena mereka bisa menghancurkan mimpi anda atau sebaliknya,” Henderson menambahkan.

Salah satu rekan Henderson di tim nasional adalah Harry Kane yang sangat ingin membela Tottenham pada final Liga Champions, meski belum sepenuhnya pulih dari cedera.

Mantan bintang Liverpool dari Skotlandia, Graeme Souness, khawatir bila Kane memaksakan dirinya bermain, penyerang andalan Tottenham dan Inggris itu bisa mengalami cedera lebih parah.

“Harry Kane mungkin perlu melindungi dirinya sendiri saat memutuskan apakah ia tetap ingin tampil pada final Liga Champions atau tidak,” tulis Souness pada artikelnya di Sunday Times.

THE SUN | ESPN


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT