Imbas Corona, Gaji Pemain Kalteng Putra Dipotong 75 Persen
TEMPO.CO | 05/04/2020 00:23
Kalteng Putra. (liga-indonesia.id)
Kalteng Putra. (liga-indonesia.id)

TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Kalteng Putra memotong gaji pemain dan pelatihnya sebesar 75 persen selama April-Juni 2020. Langkah ini diambil sesuai dengan surat edaran Persatuan Seluruh Sepak Bola Indonesia (PSSI) sebagai dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19.

"Pemotongan gaji pemain dan para pelatih itu menyesuaikan surat edaran PSSI dan tidak ada permasalahan dalam hal itu," kata Manajer Kalteng Putra Hasanudin Noor saat dihubungi dari Palangka Raya, Sabtu, 4 April 2020.

Hasanudin mengatakan, para pemain dan pelatih sudah mengetahui soal pemotongan gaji yang dilakukan manajemen. Ia mengklaim bahwa mereka tidak ada masalah dengan pemotongan itu.

Pasukan Laskar Isen Mulang yang sudah pulang ke kampung halaman masing-masing hanya menerima gaji sebesar 25 persen dari kontraknya. "Sebelum pulang ke daerahnya masing-masing mereka sudah menyepakati mengenai adanya pemotongan gaji dengan dasar surat edaran PSSI," katanya.

Pemotongan gaji pemain sampai 75 persen yang dilakukan manajemen Kalteng Putra dilakukan akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang menerjang Indonesia. Virus tersebut sudah menyebar ke seluruh daerah di Indonesia.

Meski tim meliburkan pemain, pelatih dan manajemen tetap melakukan pemantauan terhadap anggota skuadnya. Para pemain diinstruksikan melakukan latihan sendiri setiap sore atau pagi hari untuk menjaga kebugaran fisiknya.

"Para pemain setiap hari melakukan latihan sendiri di rumahnya masing-masing dan wajib mengirim video latihan setiap hari ke pelatih sebagai laporan," kata Hasanudin.

Ia berharap pandemi Covid-19 yang melanda wilayah Kalimantan Tengah dan daerah lain di Indonesia bisa berakhir secepatnya agar kompetisi Liga 2 Indonesia yang sempat tertunda segera digulirkan kembali dengan jadwal yang sudah disusun PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang baru.

"Semoga Covid-19 yang melanda daerah kami serta daerah lain segera berakhir dan kompetisi bisa dilanjutkan sesuai harapan kami," katanya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT