Bundesliga Mau Dilanjutkan, Serikat Polisi Jerman Beri Peringatan
TEMPO.CO | 26/04/2020 16:27
Pemain Bayern Munchen, Manuel Neuer dan Sven Ulreich ikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya meskipun sebagian besar olahraga dibatalkan di seluruh dunia guna memutus penyebaran Virus Corona di Saebener Strasse, Munich, Jerman, 23 April 2020. REUTERS/An
Pemain Bayern Munchen, Manuel Neuer dan Sven Ulreich ikuti sesi latihan bersama rekan-rekannya meskipun sebagian besar olahraga dibatalkan di seluruh dunia guna memutus penyebaran Virus Corona di Saebener Strasse, Munich, Jerman, 23 April 2020. REUTERS/Andreas Gebert

TEMPO.CO, Jakarta - Rencana Bundesliga Jerman untuk memulai kembali kompetisi mendapat tantangan dari serikat Polisi Jerman. Kembali memainkan pertandingan, sekalipun tanpa penonton, dinilai bisa mengundang ancaman kesehatan karena para suporter dikhawatirkan akan berkumpul di luar stadion.

Federasi Sepak Bola Jerman (DFL) tengah mengupayakan cara untuk melanjutkan kompetisi musim 2019-20 di tengah pandemi virus corona. Bundesliga bisa digulirkan kembali pada pertengahan Mei, menurut sejumlah laporan, meski harus dimainkan di stadion kosong.

Namun, wakil ketua Serikat Polisi Jerman Jorg Radek mengatakan pihak berwenang keliru untuk percaya bahwa melarang suporter datang ke stadion sudah cukup untuk memastikan keselamatan publik.

"Mungkin kita bisa mengendalikan apa yang terjadi di dalam stadion. Ini tidak berlaku untuk ruang publik di luarnya. Stadion menjadi target potensial bagi suporter yang ingin mendukung tim mereka," kata Radek kepada media Jerman yang dikutip Goal, Minggu.

"Itu akan menjadi sebuah musibah. Kita tidak bisa membiarkan adanya kerumunan besar di luar gerbang stadion. Ini tidak hanya dilarang, tetapi tidak bertanggung jawab."

Radek mengatakan bahwa polisi akan kesulitan untuk mengatasi tugas tambahan bila liga top Jerman kembali bergulir dalam waktu dekat.

"Itu akan menjadi beban tambahan bagi kami," tambahnya. "Sejauh ini, kami dapat mengatasi tugas kami dalam situasi pandemi ini dengan sangat baik karena kami tidak menjaga banyak event-event besar."

"Ini karena tidak ada konser, tidak ada demonstrasi dan karena olahraga, terutama sepak bola juga dihentikan," kata Radek lagi. "Memberikan keamanan untuk pertandingan liga pada akhir pekan adalah beban besar bagi kami bahkan tanpa pandemi corona."


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT