Liverpool FC Kecewa Wali Kotanya Sudutkan Suporter The Reds
TEMPO.CO | 01/05/2020 09:18
Suporter Liverpool merayakan kemenangan klubnya atas Chelsea dalam laga Piala Super Eropa 2019 di Vodafone Park, Istanbul, Turki, Kamis dinihari WIB, 15 Agustus 2019.  REUTERS/Huseyin Aldemir
Suporter Liverpool merayakan kemenangan klubnya atas Chelsea dalam laga Piala Super Eropa 2019 di Vodafone Park, Istanbul, Turki, Kamis dinihari WIB, 15 Agustus 2019. REUTERS/Huseyin Aldemir

TEMPO.CO, Jakarta - Klub sepak bola Liverpool FC kecewa dengan pernyataan Wali Kota Liverpool, Joe Anderson, dalam wawancara dengan media, Kamis 30 April 2020, yang menyebut soal suporter the Reds ini sebagai faktor yang membuatnya cemas kalau Liga Primer Inggris musim ini dilanjutkan lagi.

“Sebagai sebuah klub, kami sadar dan kecewa dengan komentar yang disampaikan Wali Kota Joe Anderson dalam sebuah wawancara dengan media yang dipublikasikan hari ini,” Liverpool FC menyampaikan tulisan pernyataannya di liverpoolfc.com.

“Selain kurangnya bukti untuk mendukung klaim semacam itu, kami juga akan menunjukkan diskusi baru-baru ini dengan Wali Kota Anderson terkait dengan kemungkinan pertandingan sepak bola tertutup, yang menyimpulkan bahwa penting bagi pemangku kepentingan utama di seluruh kota untuk terus terlibat dan bekerja secara kolaboratif.”

“Dalam beberapa pekan terakhir, kami telah terlibat dengan kelompok-kelompok suporter  yang telah memberi tahu kami tentang tekad mereka untuk menghormati langkah-langkah jarak sosial dan, dalam hal dimulainya kembali sepak bola diumumkan, kami akan terus bekerja dengan mereka dan pemangku kepentingan utama lainnya sesuai dengan keinginan kita bersama untuk mencapai tujuan penting ini.”

Sebagai bagian dari operasi kami yang sedang berlangsung, kami secara teratur berhubungan dengan Wali Kota dan kantornya dan kami berharap percakapan ini dapat berlanjut,” kata Liverpool FC.

Sebelumnya Wali Kota Liverpool, Joe Anderson, menyampaikan kekhawatirannya jika Liga Primer Inggris 2019-2020 dilanjutkan lagi, sekalipun berlangsung di stadion secara tertutup, tanpa penonton, dan berlangsung di stadion yang netral.

“Sekalipun itu berlangsung tertutup, ada banyak ribuan orang yang akan berada di sekeliling di luar (Stadion) Anfield,” kata Anderson kepada BBC Sport.

“Tidak banyak orang yang akan menghormati apa yang kita katakan dan menjauh dari stadion. Banyak orang akan merayakannya, jadi saya pikir adalah tidak start,” Anderson melanjutkan.

Ketika ditanya jika pertandingan itu berlangsung di stadion yang netral, Anderson menjawab, “Sekalipun seperti itu, saya perkirakan akan ada banyak orang berada di luar Anfield untuk merayakannya. Saya bisa memahami keberatan polisi soal itu. Jadi ada kesulitan sesungguh-sungguhnya buat kami di sini.”

Wali Kota Liverpool ini berpendapat jalan terbaik adalah mengakhiri Liga Primer Inggris musim ini. “Ini bukan hanya soal Liverpool –mereka jelas memenangi liga- mereka pantas mendapatkannya. Mereka seharusnya dimahkotai juara liga.”

Liverpool FC sudah memimpin 25 poin di puncak klasemen Liga Primer Inggris 2019-2020 ketika kompetisi hanya menyisakan sembilan pertandingan lagi. Mereka hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara yang sudah ditunggu selama 30 tahun.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT