Kasus Covid-19 Bermunculan, Bagaimana Kelanjutan Liga Jerman?
TEMPO.CO | 10/05/2020 21:41
Pemain FC Cologne atau Koln mengikuti latihan di Jerman, 4 Mei 2020. Bundesliga tengah menanti persetujuan tertulis dari Kanselir Jerman Angela Merkel untuk memulai kembali kompetisi. REUTERS/Thilo Schmuelgen
Pemain FC Cologne atau Koln mengikuti latihan di Jerman, 4 Mei 2020. Bundesliga tengah menanti persetujuan tertulis dari Kanselir Jerman Angela Merkel untuk memulai kembali kompetisi. REUTERS/Thilo Schmuelgen

TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah kasus positif virus corona ditemukan di Liga Jerman, ketika kompetisi itu sudah dipastikan akan dimulai pada 16 Mei 2020.

Pada Kamis, ditemukan 10 kasus positif dalam tes terhadap 1.724 pemain dan staf dari 36 klub papan atas pada tes gelombang pertama. Lalu dua kasus positif lain ditemukan pada tes gelombang kedua.

Dua kasus positif Covid-19 itu terjadi di klub divisi dua, Dynamo Dresden. Akibatnya, seluruh pemain klub itu harus dikarantina selama 14 hari sehingga klub itu dipastikan tak bisa tampil pada laga pekan pertama minggu depan.

Lantas bagaimana kelanjutan kompetisi menyusul temuan kasus positif dan isolasi atas Dresden itu?

Kepala Liga Sepak Bola Jerman (DFL) Christian Seifert menegaskan, kasus-kasus itu tak akan mengganggu rencana bergulirnya kompetisi.

"Ini bukan alasan untuk menyebut seluruh musim dipertanyakan," katanya kepada penyiaran Jerman ZDF Sabtu malam setempat sebagaimana dikutip AFP. "Selalu jelas bagi saya bahwa ini bisa terjadi. Kami berada pada awal dari dimulainya kembali."

Bundesliga akan menjadi liga papan atas Eropa pertama yang memulai kembali pertandingan sejak wabah virus corona memaksa tindakan karantina wilayah diterapkan di seluruh benua tersebut.

Pertandingan akan digelar tertutup dan dengan jumlah maksimal 300 orang, termasuk kedua tim, yang diperbolehkan pada setiap pertandingan.

Menjelang dimulainya kembali, semua tim harus mengikuti kamp pelatihan karantina selama sepekan.

Masih ada kekhawatiran bahwa wabah virus corona dalam liga bisa menghentikan musim yang dilanjutkan itu, kali ini untuk selamanya.

Seifert mengatakan bahwa meskipun ia tidak melihat masalah saat ini, kasus virus corona lebih lanjut bisa menyebabkan pekerjaan itu terhenti.

"Itu bisa mencapai skala di mana itu tidak layak lagi. Itu akan tergantung pada seberapa banyak waktu yang tersisa untuk menyelesaikan musim," katanya.

Musim Bundesliga dijadwalkan berakhir pada 30 Juni, katanya.
"Banyak kontrak pemain yang habis sehingga kami ingin memainkan sebanyak mungkin pertandingan sebelumnya," kata Seifert, menambahkan bahwa sejumlah pertandingan juga bisa ditangguhkan hingga awal Juli.

Karantina berarti bahwa Dynamo, yang berada di posisi terbawah divisi kedua, tidak akan bisa memainkan pertandingan mereka melawan Hanover akhir pekan depan. Sama halmya pada pemain, klub mengisolasi seluruh staf kepelatihan dan supervisornya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT