5 Catatan Sukses Bayern Munchen Juarai Bundesliga
TEMPO.CO | 17/06/2020 08:30
Para pemain Bayern Munchen merayakan keberhasilan menjurai Bundesliga 2019-20 setelah mengalahkan Werder Bremen 1-0. Martin Meissner/Pool via REUTERS
Para pemain Bayern Munchen merayakan keberhasilan menjurai Bundesliga 2019-20 setelah mengalahkan Werder Bremen 1-0. Martin Meissner/Pool via REUTERS

TEMPO.CO, JakartaBayern Munchen berhasil mengunci gelar juara bundesliga dengan kemenangan tipis 1-0 atas Werder Bremen pada laga dini hari tadi. Kemenangan itu membuat keunggulan tujuh angka mereka atas Borussia Dortmund tak mungkin lagi terkejar dengan dua laga tersisa.

Bayern Munchen sebenarnya sempat diragukan kembali menjuarai Bundesliga musim ini. Pasalnya di awal musim mereka tampil buruk. Thomas Muller cs bahkan sempat menempati posisi ketujuh klasemen setelah hanya memenangkan lima laga dalam 10 laga awal musim ini.

Perjalanan Munchen meraih gelar juara Bundesliga musim ini tak mudah. Diwarnai badai cedera pemain hingga pergantian pelatih.

Berikut 5 catatan kesuksesan Bayern Munchen dalam mempertahankan gelar juara Bundesliga musim ini:

1. Pergantian Pelatih

Bayern Munchen memecat Niko Kovac pada awal November dari posisi pelatih setelah mereka mengawali musim dengan buruk. Posisi Kovac lantas digantikan oleh Hans-Dieter Flick yang merupakan asistennya.

Penunjukkan Flick sebagai pelatih sementara sempat diragukan bisa membawa kejayaan bagi Die Rotten. Pasalnya Flick sebelumnya tak pernah menangani tim sebesar Munchen.

Namun kepercayaan Munchen dibayar tuntas oleh Flick. Dia langsung membawa Munchen meraih empat kemenangan beruntun di semua kompetisi, dua di Liga Jerman dan dua di Liga Champions.

Rekor kemenangan Flick sempat ternoda oleh dua kekalahan beruntun di Liga Jerman. Munchen ditekuk Bayer Leverkusen dan Borussia Moenchengladbach dengan skor sama, 1-2.

Namun setelah itu, Flick mampu mengantarkan kemenangan demi kemenangan bagi Munchen. Hingga saat ini, Munchen tercatat tak terkalahkan dalam 23 laga di semua kompetisi. Di Bundesliga sendiri, Munchen mengantongi 17 kemenangan dan satu hasil imbang dalam 18 laga terakhir.

2. Lebih hebat ketimbang era Pep Guardiola dan Jupp Heynckes

Sukses Flick membuat banyak pihak membandingkannya dengan eks Pelatih Bayern Munchen, Pep Guardiola. Laman Bundesliga menyebut Hansi Flick merupakan pelatih terhebat Bayern Munchen sepanjang masa.

Hal tersebut tercermin dari rasio kemenangan Flick yang mencapai 2,71. Flick mencatatkan 26 kemenangan dalam 29 laga awal di Bayern Munchen.

Catatan Flick itu melewati torehan Guardiola yang mencatatkan rasio kemenangan 2,6 sepanjang menangani Bayern Munchen. Dia juga melewati catatan Jupp Heynckes yang memiliki rasio kemenangan 2,7 ketika menangani FC Hollywood.

3. Berpeluang meraih tiga trofi dan samai rekor Heynckes

Bayern Munchen masih berpeluang meraih dua gelar juara lagi musim ini. Mereka akan menjalani laga final Piala Jerman kontra Bayer Leverkusen bulan depan dan masih berpeluang meraih gelar juara Liga Champion.

Dengan satu gelar juara ditangan, Bayern Munchen tentu memiliki keuntungan. Mereka akan memiliki keuntungan dalam hal mempersiapkan diri untuk final Liga Jerman.

Flick diprediksi akan melakukan banyak rotasi pemain pada sisa dua laga di Bundesliga. Hal itu tentu akan menjadi keuntungan karena pada pemainnya akan lebih bugar saat menghadapi Bayer Leverkusen.

Dengan kompetisi Bundesliga dan Piala Jerman yang selesai lebih awal, Munchen juga akan memiliki keuntungan untuk menghadapi sisa kompetisi Liga Champions musim ini. Kompetisi tertinggi di Eropa itu kemungkinan baru akan kembali digelar pada Agustus mendatang.

Munchen sendiri sudah setengah kaki memasuki babak perempat final. Mereka berhasil menumpas Chelsea 3-0 pada laga pertama babak 16 besar dan akan gantian menjamu tim asal Inggris itu pada laga selanjutnya.

Jika berhasil meraih dua trofi tersisa, Hansi Flick akan mampu menyamai rekor Heynckes yang mampu mempersembahkan trofi Liga Jerman, Piala Jerman dan Liga Champions - pada musim 2012-2013.

4. Lewandowski catatkan performa terbaik

Sukses Bayern Munchen tak lepas dari performa terbaik yang ditunjukkan oleh penyerang mereka, Robert Lewandowski. Pesepakbola asal Polandia itu hingga saat ini telah mencetak 31 gol di Bundesliga.

Catatan itu menempatkan Lewandowski sebagai kandidat kuat pencetak gol terbanyak Bundesliga musim ini. Dia unggul enam gol dari posisi kedua, penyerang Red Bull Leipzig Timo Werner.

Tak hanya itu, torehan 31 gol itu juga merupakan yang terbanyak yang pernah dicetak Lewandowski dalam satu musim di Bundesliga. Sebelumnya dia hanya pernah mencetak 30 gol dalam satu musim, yaitu pada musim 2016-2017 dan 2015-2016.

Catatan 31 gol itu juga membuat dia naik ke peringkat ketiga dalam daftar pencetak gol terbanyak Bundesliga sepanjang masa. Total Lewandowski telah mengemas 232 gol, melewati Jupp Heynckes yang pernah mencetak 220 gol.

Meskipun demikian, Lewandowksi masih terlampau jauh dari pemuncak daftar tersebut, Gerd Muller. Dia total mencetak 365 gol sepanjang karirnya di Bundesliga.

5. Gelar kedelapan secara beruntun

Sukses Bayern Munchen musim ini menandai semakin kuatnya dominasi mereka di Bundesliga dalam satu dekade terakhir. Munchen tercatat meraih gelar Bundesliga kedelapan mereka secara beruntun.

Jika dirunut lebih jauh, dominasi Bayern Munchen lebih terasa. Mereka total telah mengantongi 28 gelar juara Bundesliga atau menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah.

TRANSFERMARKT| BUNDESLIGA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT