Liga Champions: Unggul 1-0, Memphis Depay Yakin Lyon Bisa Singkirkan Juventus
TEMPO.CO | 04/08/2020 08:52
Pemain Lyon, Memphis Depay. Reuters
Pemain Lyon, Memphis Depay. Reuters

TEMPO.CO, Jakarta - Jadwal Liga Champions pekan ini antara lain akan menyajikan laga Juventus vs Lyon. Pertandingan kedua babak 16 besar ini akan berlangsung di Allianz Stadium, Turin, Sabtu dinihari, 08 Agustus 2020, mulai 02.00 WIB.

Lyon akan menyambangi markas Juventus dengan membawa keunggulan 1-0 dari pertemuan pertama. Pemain klub Prancis itu, Memphis Depay, timnya akan bermain tanpa rasa takut dan yakin bisa menjungkalkan Juventus.

"(Leg pertama) adalah pertandingan pertama yang saya tonton (setelah menderita cedera lutut yang serius), dan saya melihat semangat tim yang membuat saya sangat bahagia," kata Memphis Depay.

"Juve tidak bermain bagus. Tapi sekarang, berbulan-bulan kemudian, situasinya benar-benar berbeda. Mereka sekarang memainkan lebih banyak pertandingan daripada yang kami miliki, begitu banyak aspek sekarang benar-benar berbeda dari biasanya."

Lyon baru saja dikalahkan Paris Saint-Germain melalui adu penalti dalam final Piala Liga pekan lalu. Itu merupakan pertandingan kompetitif pertama mereka sejak Maret, setelah Ligue 1 dihentikan karena pandemi virus corona. Adapun Juventus kembali ke aksi Serie A pada bulan Juni dan pada pekan lalu mampu memastikan gelar kesembilan berturut-turut.

Depay mengakui, kondisi itu menjadi keuntungan bagi Juventus. Skuad mereka labih siap dan terasah. Tapi, ia yakin dengan semangat yang tinggi timnya bisa mengatasi klub Liga Italia itu.

"Juventus memiliki beberapa pemain yang sangat berpengalaman dalam hal bermain final. Kami, sebaliknya, memiliki banyak pemain muda yang tidak memiliki banyak pengalaman dengan tekanan bermain di final dan Liga Champions," kata dia. "Kami hanya harus melihat. Saya tahu bahwa kami memiliki tim yang sangat bersemangat dan bahwa kami pasti tidak takut."

Depay kini sudah pulih dari cedera dan bisa bermain. Saya siap," kata mantan pemain Manchester United itu.

Dia menambahkan dengan sistem satu pertandingan di babak perempat final hingag final, persaingan akan lebih terbuka. "Siapa pun bisa menjadi favorit. Karena Anda tahu hanya ada satu pertandingan," kata dia.

Sebelum pertemuan leg pertama lalu, dalam lima pertemuan antara kedua tim, Juventus mampu menang empat kali dan satu laga lain berakhir seri.

SKY SPORTS | UEFA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT