Inter vs Leverkusen 2-1, Nerazzuri Lolos: Ada Rekor Lukaku dan 5 Fakta Lain
TEMPO.CO | 11/08/2020 05:22
Pemain Inter Milan Romelu Lukaku. REUTERS/Daniele Mascolo
Pemain Inter Milan Romelu Lukaku. REUTERS/Daniele Mascolo

TEMPO.CO, Jakarta - Laga Inter Milan vs Bayer Leverkusen tersaji di babak perempat final Liga Europa di Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Jerman, Selasa dini hari WIB, 11 Agustus 2020. Inter lolos kesemifinal berkat kemenangan 2-1.

Gol Nerazzurri dicetak Nicolo Barella (menit 15) dan Romelu Lukaku (21). Sedangkan gol Leverkusen diceploskan Kai Havertz (25).

Berikut sejumlah fakta tentang pertandingan ini dan hasilnya:

Romelu Lukaku menorehkan rekor di Liga Europa. Ia menjadi pemain pertama yang mampu mencetak gol dalam 9 laga secara beruntun, mengalahkan rekor Alan Shearer.

• Lukaku telah terlibat langsung dalam sembilan gol di kompetisi Eropa untuk Inter musim ini (enam gol dan tiga assist). Tanpa menyertakan gol dari babak kualifikasi, ini adalah sumbangan terbanyak oleh pemain untuk klub dalam satu musim sejak Samuel Eto'o pada 2010/11 (13).

• Leverkusen telah tersingkir dalam tiga penampilan perempat final terakhir mereka di Piala UEFA / Liga Europa, setelah sebelumnya didepak Osasuna pada 2006-07 dan Zenit St Petersburg pada 2007-08.

•Inter adalah tim Italia pertama yang mencapai semifinal Liga Europa sejak 2014-15 (Napoli dan Fiorentina), sementara dua dari empat tim Italia yang melakukannya di kompetisi tersebut dilatih oleh Antonio Conte (juga Juventus di 2013-14).

• Di antara pemain berusia 21 atau di bawah lima liga teratas Eropa, hanya Kylian Mbappe (69) yang mencetak lebih banyak gol daripada Kai Havertz (38) dari Bayer Leverkusen di semua kompetisi sejak awal musim lalu.

• Pemain Inter Ashley Young membuat penampilan ke-50 di kompetisi utama Eropa (tidak termasuk kualifikasi). Ia juga berada di tim pemenang dalam setengah dari pertandingan tersebut (25/50).

Inter Milan selanjutnya akan menanti lawan, yakni Shakhtar Donetsk atau Basel yang akan bermain Rabu dinihari nanti.

FOOTBALL ITALIA | OPTA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT