Liverpool Beli Diogo Jota dari Wolves, Rp 856 M, Lebih Mahal dari Alcantara
TEMPO.CO | 19/09/2020 16:25
Pemain Wolverhampton Wanderers, Diogo Jota berduel dengan gelandang Chelsea, Eden Hazard dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 10 Maret 2019. Action Images via Reuters/Matthew Childs
Pemain Wolverhampton Wanderers, Diogo Jota berduel dengan gelandang Chelsea, Eden Hazard dalam pertandingan Liga Inggris di Stamford Bridge, London, 10 Maret 2019. Action Images via Reuters/Matthew Childs

TEMPO.CO, Jakarta - Liverpool setuju untuk membeli penyerang Wolverhampton Wanderers, atau Wolves, Diogo Jota, dengan harga transfer 41 juta pound sterling. Harga itu bisa meningkat menjadi 45 juta pound atau setara Rp 856,64 miliar karena ditambah dengan klausul soal bonus, jika Jota mencetak prestasi di Liverpool.

Pemain penyerang sayap Portugal berusia 23 tahun ini menyusul jejak gelandang tengah Spanyol dan mantan pemain Barcelona, Thiago Alcantara, yang dibeli Liverpool dari Bayern Munich dengan harga transfer 20 juta pound.

Dalam kesepakatan terpisah, Wolves membeli pemain belakang asal Belanda berusia 18 tahun, Ki-Jana Hoever, dari Liverpool dengan harga transfer 9 juta pound tapi bisa menjadi 13,5 juta pound ditambah klausul lainnya dan komisi 15 persen dari klausul pelepasan kontraknya nanti jika terjadi di klub barunya.

Selain di sayap, Diogo Jota bisa bermain di semua posisi lainnya di lini depan untuk melapis Takumi Minamino dan Divock Origi dan buat menjadi penguat untuk trio penyerang utama Liverpool saat ini, Sadio Mane, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.

Diogo Jota sudah membela Wolves 131 kali termasuk membawa tim dari Stadion Molineux ini mencapai babak perempat final Liga Europa musim lalu, 2019-2020, dan finis di peringkat ketujuh Liga Primer Inggris. Jota menjadi pemain ketiga yang dibeli Liverpool untuk musim baru ini setelah Thiago Alcantara dan bek kiri Yunani, Kostas Tismikas, dengan harga transfer sekitar 11,7 juta pound.

Baca Juga: Usai Datangkan Thiago, Liverpool Juga Dapatkan Diogo Jota

AS ENGLISH | BBC   

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT