Liga 1: Ditinggal Eldar Hasanovic, Persita Tangerang Belum Berpikir Cari Ganti
TEMPO.CO | 05/11/2020 21:35
Persita Tangerang. (instagram/@persita.official)
Persita Tangerang. (instagram/@persita.official)

TEMPO.CO, JakartaPersita Tangerang belum berpikir untuk mencari pemain asing baru setelah ditinggal Eldar Hasanovic. Pemain Bosnia-Herzegovina, 30 tahun, itu memilih mengakhiri kerja sama dengan klub Liga 1 itu setelah adanya keputusan kompetisi ditangguhkan hingga tahun depan.

"Saya tidak bisa bicara dengan kondisi seperti sekarang ini. Kompetisinya saja belum ada kejelasan. Jadi sementara kami masih akan bertahan dengan skuad yang sama," kata manajer Persita I Nyoman Suryanthara dalam keterangan resminya, Kamis, 5 November 2020.

Eldar baru bergabung dengan skuad Pendekar Cisadane awal musim ini. Ia baru mencicipi tiga laga Persita sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19.

Menurut Nyoman, Eldar memilih pulang ke negara asalnya daripada menunggu kompetisi yang tidak pasti. Sebelumnya, pemain asing Persita yang lain, Mateo Bustos, telah lebih dulu hengkang.

Baca juga: Resmi, PT LIB Putuskan Kompetisi Liga 1 Dilanjutkan pada Februari 2021

Kompetisi direncanakan baru bergulir lagi pada Februari 2021. Dengan perhitungan ini, maka selama tiga bulan terjadi vakum lagi dan klub berada dalam situasi terombang-ambing dalam ketidakjelasan.

"Tentu kami sangat berat kehilangan salah satu sosok kunci di posisi gelandang kami musim ini. Tapi hal seperti ini kan sudah lumrah di sepak bola. Ada yang datang dan pergi. Kami di Persita hanya berharap yang terbaik untuk Eldar dalam karier sepak bolanya di manapun nantinya," kata dia.

Nyoman mengatakan Persita sudah diliburkan sejak 28 Oktober ketika operator mengumumkan kompetisi mustahil dilanjutkan akhir tahun ini.

Para pemain akan kembali dikumpulkan setelah ada kejelasan dari PSSI dan PT LIB selaku operator kompetisi soal kapan dan bagaimana sistem kompetisi digulirkan. Kejelasan itu akan menjadi dasar klub menentukan langkah.

"Nanti kita lihat ke depannya. Setelah ada keputusan dari federasi dan operator soal kelanjutan, jadwal dan format kompetisi, baru kami bisa bicara lagi. Kalau sekarang, semua belum bisa diprediksi dan direncanakan," kata dia.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT