Liga Champions: Shakhtar Vs Madrid 2-0, Zinedine Zidane Tak Mau Mundur
TEMPO.CO | 02/12/2020 07:47
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi instruksi pada Mariano, Isco dan Vinicius Junior saat bertanding melawan Shakhtar Donetsk dalam penyisihan grup B Liga Champions di NSC Olimpiyskiy, Kyiv, Ukraina, 1 Desember 2020. REUTERS/Gleb Garanich
Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi instruksi pada Mariano, Isco dan Vinicius Junior saat bertanding melawan Shakhtar Donetsk dalam penyisihan grup B Liga Champions di NSC Olimpiyskiy, Kyiv, Ukraina, 1 Desember 2020. REUTERS/Gleb Garanich

TEMPO.CO, Jakarta - Laga Liga Champions antara Shakhtar vs Madrid pada Rabu dinihari tadi berakhir dengan skor 2-0. Kekalahan itu membuat Real Madrid terancam tak lolos ke babak 16 besar. Posisi Pelatih Zinedine Zidane pun disebut tak aman.

Media Spanyol Marca menyebutkan bahwa posisi Zidane terancam setelah menelan dua kekalahan beruntun. Pada akhir pekan kemarin Real Madrid juga mengalami kekalahan 1-2 dari Alaves.

Los Blancos praktis tak meraih satu pun kemenangan dalam empat laga terakhir. Sebelumnya mereka sempat ditumbangkan Valencia 4-1 dan ditahan imbang Villarreal 1-1.

Rentetan hasil buruk itu, menurut Marca membuat para petinggi klub berpikir ulang untuk mempertahankan Zidane. Meskipun demikian, menurut mereka, Zidane masih akan diberi kesempatan untuk memperbaiki performa skuadnya dalam beberapa laga ke depan.

Menanggapi nasibnya yang disebut terancam, Zinedine Zidane menyatakan tak akan mundur dari posisinya. Dia menyatakan tak akan ada gunanya mengundurkan diri dan tetap optimis timnya bisa lolos ke babak 16 besar.

"Saya tak akan mundur, tak ada gunanya," kata Zidane usai pertandingan. "Saya cukup kuat dan saya akan memberikan segalanya."

"Ini adalah hasil yang buruk, tetapi kami harus tetap maju. Inilah hasil final hari ini. Kami telah bersiap dengan baik menghadapi laga ini, tetapi bola tak mau masuk ke gawang. Kami masih memiliki laga yang harus dimenangkan dan bangkit."

Zidane juga menilai timnya tak bermain buruk pada laga itu. Dia menilai Karim Benzema cs bermain apik dengan menciptakan beberapa peluang, hanya saja mereka tak bisa mengkonversi peluang itu menjadi gol.

"Saya kira kami layak untuk menang. Kami memiliki beberapa kesemempatan. Kami bermain sangat baik pada babak pertama tetapi kehilangan gol. Kami menekan dengan baik, bermain baik."

"Bola tak mau masukke gawang. Kami memiliki beberapa peluang, ada yang mengenai mistar gawang dan semuanya menjadi lebih rumit."

Zidane juga menilai tak ada yang salah dengan performa timnya. Dia menyatakan satu-satunya perbedaan antara Real Madrid dengan Shakhtar Donetsk adalah bagaimana mereka mengkonversi peluang menjadi gol.

Dia juga tetap optimis Real Madrid tetap bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions. Dia menyatakan mereka harus berjuang mati-matian pada laga terakhir kontra Borussia Dortmund.

"Saya optimis (lolos ke babak 16 besar). Ini adalah momen yang sulit, tetapi kami harus memiliki karakter dan kebanggaan," kata dia.

"Hasil hari ini memalukan karena kami tak layak mendapatkannya. Kami harus memenangkan laga berikutnya. Kami harus yakin dan kami akan berjuang keras, saya yakinkan itu."

Kekalahan itu membuat membuat posisi Real Madrid terancam namun memang masih memiliki peluang melaju ke babak 16 besar Liga Champions. Mereka kini menduduki posisi ketiga klasemen Grup B dengan perolehan tujuh angka.

Meskipun memiliki perolehan angka yang sama dengan Shakhtar Donetsk dan kumulasi golnya lebih baik, Real Madrid kalah soal hasil pertemuan.

Untuk lolos ke babak berikutnya, Real Madrid harus mengalahkan Borussia Moenchengladbach pada laga pekan depan. Sementara Shakhtar Donetsk juga harus meraih kemenangan atas Inter Milan jika ingin memastikan satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions.

MARCA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT