Marco Gracia Paulo Ungkap Kekecewaan Terkait Pencopotannya Sebagai Dirut PT PSS Sleman
KRJOGJA.COM | 29/10/2021 16:24
Marco Gracia Paulo Ungkap Kekecewaan Terkait Pencopotannya Sebagai Dirut PT PSS Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Marco Gracia Paulo, eks Direktur Utama PT PSS Sleman yang dicopot dua hari terakhir, Jumat (29/10/2021) angkat bicara. Marco merasa kecewa dengan keputusan tersebut.

Melalui pernyataan tertulis, Marco mengungkap pencopotannya sebagai Dirut terjadi melalui sistem sirkuler pemegang saham karena belum ada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang terjadi. Hingga saat ini Marco mengaku belum mendapat pemberitahuan apapun termasuk surat resmi dari PT PSS.

Marco juga menyebut bahwa ia saat ini sedang dalam upaya penyelamatan kondisi klub yang dirasa berat. Namun justru partnernya menikung dari belakang, menggusur posisinya.

“Sampai hari ini, saya tidak menerima komunikasi dalam bentuk apapun, termasuk surat notifikasi dari PT. PSS terkait pemberhentian saya sebagai Direktur Utama dan pergantian susunan Direksi. Yang mengejutkan saya adalah karena di saat saya dan tim sedang berusaha menyelamatkan keadaan Klub yang cukup berat tapi ternyata malah ‘partner’ kami sendiri malah sibuk mencari celah untuk mengambil alih kepemimpinan serta menggusur saya dengan alasan mulia: ‘demi kebaikan bersama’,” ungkap Marco.

Dalam keterangan tertulis itu, Marco juga menilai tidak ada etika yang dijunjung dalam situasi ini. Padahal, sejatinya sepakbola menjunjung asas sportivitas dan nilai-nilai kemanusiaan didalamnya.

“Secara sportif, saya terima keputusan ini asalkan memang sesuai dengan anggaran dasar perusahaan dan juga undang-undang yang berlaku. Tapi dari sisi etika itu yang saya sangat sayangkan. Saya ditunjuk di RUPS sebagai Direktur Utama PT PSS pada saat itu, jadi saya berharap pergantiannya juga manusiawi. Saya rasa saya layak untuk minimal mendapatkan sebuah surat notifikasi dari PT PSS terkait keputusan pergantian ini berikut dengan legal standing-nya. Sayangnya saya malah dapat infonya dari sosial media. Saya telah berusaha menjalankan tugas saya sebaik mungkin dan saya mendedikasikan waktu, pikiran tenaga dan hati saya untuk PSS, karena itu saya sangat kecewa dengan bagaimana manajemen, khususnya Direksi PT PSS yang baru diangkat, menangani transisi ini,” tegasnya.

Marco juga menyatakan selama bekerja, ia menunjukkan konsistensi terutama saat menyudahi masa kerja staf. Namun ternyata, situasi tersebut tak diterimanya saat ini, saat ia diberhentikan sebagai Dirut.

“Tidak ada sama sekali pemberitahuan resmi, hanya lewat sosial media dan release di website PT PSS,” sambung dia.

Marco juga berkomentar tentang pergantian yang sudah begitu cepat didaftarkan di Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Kemenkumham RI. Ia menilai situasi ini telah didesain sedemikian rupa untuk menggantinya dari posisi Dirut PT PSS.

“Menurut saya, luar biasa sekali sampai segininya. Saya justru bangga, berarti teman-teman di Sleman punya keinginan kuat dan mau take action. Sebenarnya saya berharap semangat itu bisa kita lakukan dengan sinergi yang sama tapi memang ternyata yang terjadi adalah sebaliknya,” lanjut dia.

Marco juga menyoroti bagaimana dua pihak pemegang saham di PT Palladium tidak diajak diskusi terkait pergantian dirinya. Padahal, jelas kepemilikan saham dengan konsep shareholder memiliki persentase sama yakni 50 persen.

“Kemudian, menanggapi pernyataan Pak Andy Wardhana: ‘selesaikan dan sikapi dengan dewasa dan bijaksana karena ini bukan soal kalah atau menang’, saya malah melihat berarti justru buat anda yang penting menang dan mendapat yang anda mau, meski dengan cara apapun. Tujuan saya hingga saat ini yaitu berkontribusi buat sepakbola Indonesia. Dan buat saya ini memang tidak pernah soal menang atau kalah, bahkan tidak pernah hanya soal sepakbola. This goes beyond football. Ini mengenai hidup orang yang terlibat di dalam sepak bola dan bagaimana nilai hidup dijunjung tinggi dan diaplikasikan melalui sepak bola. Sepak bola adalah medium dalam kita berjuang utnuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, keluarga dan orang-orang di sekitar kita,” tegasnya.

Marco pun mengatakan akan terjadi perubahan besar di tubuh PT PSS beberapa waktu ke depan. Ia pun meminta seluruh pecinta PSS menunggu perkembangan yang terjadi kemudian.

krjogja.com