Terhalang Lisensi, Jan Saragih Tak Bisa Jadi Pelatih Persik
BACAINI.ID | 18/08/2022 08:36
Terhalang Lisensi, Jan Saragih Tak Bisa Jadi Pelatih Persik
Ilustrasi sepak bola. Reuters

Bacaini.id, SEMARANG — Kekosongan kursi pelatih di skuad Persik Kediri untuk sementara diisi asisten pelatih. Salah satunya adalah Jan Saragih, bekas Kepala Departemen Football Performance PSS Sleman.

Sebelum bergabung ke manajemen Persik, Jan Saragih tercatat dalam struktur pengembangan tim PSS Sleman untuk musim 2021/2022. Dia dipercaya untuk membantu tim pelatih dalam menganalisa performa para pemain PSS Sleman dalam mengarungi kompetisi.

Meski memiliki jejak rekam panjang sebagai pelatih Persija dan Badak Lampung, Jan Saragih tak bisa menduduki kursi pelatih kepala Persik. Pasalnya saat ini Jan Saragih hanya mengantongi lisensi kepelatihan A. Sementara syarat utama menjadi pelatih di Liga 1 adalah berlisensi A Pro.

Menghadapi laga tandang yang cukup berat saat menantang tuan rumah PSIS Semarang, Kamis, 18 Agustus 2022 sore di stadion Jatidiri Semarang, Jan Saragih menyampaikan optimisme meraih kemenangan.

“Persiapan sejak recovery pasca pertandingan berjalan cukup baik dan kami sudah siap menghadapi PSIS Semarang. Fokus utama kami adalah mengembalikan mental, selain sisi teknis organisasi permainan baik saat bertahan maupun menyerang yang harus kami pertajam,” ungkap Jan Saragih saat sesi prepost match conference, Rabu, 17 Agustus 2022.

Terkait PSIS Semarang sendiri, Jan juga menyebut lebih mewaspadai Laskar Mahesa Jenar secara tim ketimbang melihat 1-2 sosok pemain di dalam tim.

“Bagi saya sepakbola tetap olahraga kolektif 11 melawan 11 pemain, namun tentu semua tahu seluruh pemain PSIS Semarang sangat baik, ada beberapa pemain seperti Taisei Marukawa atau Wawan Febrianto yang juga bagus permainannya,” tegasnya.

Perwakilan pemain Persik Kediri Ady Eko bertekad membawa timnya mencuri poin di laga kali ini. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini juga menegaskan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya yang lain siap berjuang selama 90 menit nantinya.

“Kami sudah melakukan persiapkan sejak di Kediri, tentu ingin mencuri poin di Semarang. Soal adanya pergantian pelatih saya pikir itu hal yang normal,  pelatih yang saat ini pun sudah bersama-sama bekerja sama sejak TC lalu dan punya visi yang sama membawa Persik Kediri lebih baik lagi, yang pasti pemain tetap akan fight dan kerja keras di setiap pertandingan,” katanya.

 

 

Bacaini.id.