Kisah Systrom Membangun Instagram, Jual ke Facebook, dan Mundur
TEMPO.CO | 26/09/2018 12:45
Pendiri Instagram Kevin Systrom. Kredit: Reuters
Pendiri Instagram Kevin Systrom. Kredit: Reuters

TEMPO.CO, San Francisco - Setelah delapan tahun membangun Instagram, para pendiri layanan berbagi foto itu meninggalkan perusahaan tersebut.

Baca: Dua Pendiri Instagram Mundur dari Facebook
Baca: Instagram Umumkan 2 Fitur Baru untuk Memudahkan Berbelanja
Baca: 3 Fitur Baru Ini Akan Bantu Instagram Anda Tetap Aman

CEO Kevin Systrom dan CTO Mike Krieger mengumumkan pada hari Senin, 24 September 2018, bahwa mereka meninggalkan jejaring sosial yang sangat populer itu, yang dibeli oleh Facebook seharga $ 1 miliar pada tahun 2012.

Berita itu datang setelah berbulan-bulan gejolak dan skandal Facebook, dan laporan ketegangan antara pendiri Instagram dan CEO Facebook Mark Zuckerberg.

Namun, berita itu tetap merupakan kejutan, bahwa Systrom dan Krieger meninggalkan aplikasi yang mereka buat dari nol itu. Instagram tumbuh dari kecintaan Systrom terhadap fotografi, dan sejak itu menjadi salah satu aplikasi media sosial paling populer di dunia, bahkan mencapai 1 miliar pengguna aktif awal tahun ini.

Inilah cara Systrom memulai dan membuat Instagram menjadi seperti sekarang ini.

  • Systrom lahir di Holliston, Massachusetts, daerah pinggiran kota Boston yang kaya. Ayahnya bekerja sebagai eksekutif sumber daya manusia, sementara ibunya bekerja di bidang teknologi; pertama di Monster dan Swapit, dan kemudian di Zipcar.
  • Sebagai seorang remaja, Systrom terobsesi dengan pengumpulan dan penyimpangan catatan.
  • Systrom memutuskan masuk ke Stanford University. Dia telah merencanakan untuk belajar ilmu komputer, tetapi begitu tiba, dia memutuskan untuk beralih jurusan ke ilmu manajemen dan teknik.
  • Systrom segera tertarik pada fotografi, dan membangun sebuah situs berbagi foto untuk saudara-saudaranya di masa luangnya. Selama tahun pertama, dia menghabiskan satu semester di Florence untuk belajar fotografi.
  • Tepat sebelum tahun seniornya di Stanford, Systrom magang di sebuah perusahaan podcasting bernama Odeo. Odeo didirikan oleh Evan Williams, yang kemudian menciptakan Twitter. CEO Twitter Jack Dorsey juga bekerja di Odeo pada saat itu, dan dia dan Systrom menjadi teman baik.
  • Setelah lulus, Systrom ditawari pekerjaan di Google. Selama dua tahun pertama, Systrom menangani pemasaran untuk Gmail dan Google Calendar. Dia kemudian beralih ke divisi M&A Google.
  • Setelah tiga tahun di Google, Systrom pergi untuk bekerja di startup rekomendasi wisata sosial yang disebut Nextstop. Perusahaan ini diakuisisi oleh Facebook pada bulan Juli 2010.
  • Sekitar waktu yang sama, Systrom mulai mengerjakan aplikasinya sendiri, yang awalnya ia beri nama Burbn. Aplikasi ini gabungan jejaring sosial berbasis lokasi dan berbagi foto.
  • Venture kapitalis Steve Anderson dari Baseline Ventures memutuskan untuk berinvestasi $ 250.000 di Burbn, meskipun masih dalam tahap awal. Marc Andreessen dan Ben Horowitz menyumbang lagi $ 250.000 dalam putaran yang sama.
  • Segera setelah itu, Systrom membawa Mike Krieger sebagai salah satu pendiri. Krieger juga lulus dari Stanford, hanya dua tahun di belakang Systrom. Sebelum bergabung dengan Systrom, Krieger sedang mengerjakan aplikasi sendiri bernama Meebo.
  • Segera setelah Krieger bergabung, pasangan ini memutuskan untuk mengolah Burbn, menghilangkan sebagian besar fitur untuk fokus hanya pada berbagi foto. Tetapi, momen penting sebenarnya terjadi ketika Systrom berada di pantai bersama istrinya saat ini, Nicole. Saat itu, seperti dikutip dari Telegraph, Nicole mengatakan, “Yah, saya tidak ingin mengambil foto, karena foto saya tidak terlihat bagus. Mereka tidak sebagus teman Anda yang lain, Greg.” Greg juga menggunakan Burbn dengan aplikasi filter. Nicole pun menyarankannya untuk membuat filter. Systrom kemudian membuat filter yang pertama, yang disebut X-Pro II, masih digunakan di aplikasi hari ini.
  • Systrom dan Krieger secara resmi mengubah nama Burbn menjadi Instagram pada Oktober 2010. Nama itu adalah kombinasi dari "instan" dan "telegram." Ketika aplikasi itu ditayangkan, lebih dari 25.000 orang mengunduhnya dalam 24 jam pertama, sehingga membuat server Instagram berhenti.
  • Sebulan setelah peluncuran, Instagram telah berkembang menjadi 1 juta pengguna. Sembilan bulan kemudian, angka itu mencapai 7 juta.
  • Pada April 2012, Mark Zuckerberg dan Facebook mengakuisisi Instagram seharga $ 1 miliar. Sesuai kesepakatan, Systrom memiliki 40 persen dari Instagram.
  • Hari-hari ini, Systrom bernilai sekitar $ 1,4 miliar (Rp 20,9 triliun). Dia menghabiskan waktunya bersepeda, bermain golf, dan melakukan perjalanan, dan dia tertarik dengan mode. Dia bertemu dan bekerja dengan beberapa desainer terkenal, dan dia menghadiri Met Gala beberapa kali.
  • Pada Halloween tahun 2015, Systrom menikahi Nicole Schuetz, seorang rekan lulusan Stanford dan pendiri perusahaan investasi energi bersih Sutro Energy Group. Pasangan ini sekarang memiliki seorang putri, Freya.
  • Hari-hari ini, Instagram adalah salah satu aplikasi dan layanan yang paling sering digunakan di dunia. Pada bulan Juni, aplikasi tersebut mencapai 1 miliar pengguna aktif.

BUSINESS INSIDER | TELEGRAPH | FORBES


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT