LIPI Umumkan Pemenang LKIR dan Investor Muda 2020, Ini Daftar Lengkapnya
TEMPO.CO | 19/11/2020 15:48
Dua siswa dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, pemenang peringkat pertama National Young Inventor Award 2020. Dok LIPI
Dua siswa dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, pemenang peringkat pertama National Young Inventor Award 2020. Dok LIPI

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mengumumkan pemenang Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) dan National Young Inventors Award (NYIA) 2020. Pengumuman ini dilakukan setelah peserta menjalani pameran virtual dan penjurian 16-18 November 2020 sebagai bagian dari Youth Science Week 2020 yang dihelat dalam Indonesia Science Expo 2020.

Di antara para pemenang yang dipilih tim juri dari kalangan peneliti di LIPI adalah Christian Agung Novianto dan Steven Mathias Holm, siswa SMA Regina Pacis Bogor. Keduanya menjadi juara pertama LKIR Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati lewat karya penelitian berjudul Sintesis Komposit Mikropartikel GO-CS (Grafena Oksida-Kitosan) sebagai Adsorben Logam Berat Pb(II), Zn(II), dan Mn(II).

Duet siswa dari SMA Negeri 4 Denpasar, Kadek Januarta dan Wahyu Padma Baskara, yang meneliti atensi remaja putri mengenai pendidikan kesetaraan gender mendapat nilai tertinggi di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan. Sedang Muhammad Haikal Algifari dan Ridzik Malky Daniel dari SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe serta Sona Regina Salsabila dan Azizah Auliani Rahma dari SMAN 1 Yogyakarta terpilih sebagai yang terbaik di bidang Kebumian dan Kelautan serta Ilmu Pengetahuan Teknik.

Haikan dan Ridzik melakukan penelitian tentang model konstruksi façade fotobioreaktor Chlorella pyrenoidosa terhadap Mikroklimat Ruangan dan Daya Tumbuh Jamur Aspergillus Niger. Sedangkan Sona dan Azizzah menyodorkan Kecerdasan Buatan sebagai Deteksi Kanker Payudara Berbasis Algoritme Random Forest dan Convolutional Neural Network.

Sebagai juara pertama proyek penelitian remaja NYIA, tim juri memilih SADFOREST (Smart Alert Detect for Deforestation) karya Mukhammad Sholikhuddin dan Nabil Nasruddin Al Mutawakkil dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. Pemenang ajang ini akan mewakili Indonesia di kompetisi dengan konsep yang sama pada skala internasional, yaitu International Exhibition for Young Inventors (IEYI).

Dalam acara pengumuman yang juga rangkaian penutupan Indonesia Science Expo 2020, Kepala LIPI Laksana Tri Handoko menjelaskan bahwa pada dasarnya seluruh peserta LKIR dan NYIA sudah menjadi juara. Mereka, disebut Handoko, seluruhnya telah melalui seleksi ketat dari antara ribuan proposal yang masuk.

Dua siswa dari SMA Regina Pacis Bogor, juara pertama LKIR 2020 bidang Ilmu Pengetahuan Hayati. Dok LIPI

“Kita juga patut bersyukur penyelenggaraannya bisa berjalan baik meskipun secara virtual. Kami atas nama LIPI menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi peserta yang semangat meskipun di tengah kondisi seperti ini,” ujar dia melalui video konferensi, Kamis, 19 November 2020.

Baca juga:
Dosen Perempuan ITB Menangi LIPI Young Scientist Award 2020

Handoko yang juga seorang fisikawan itu berpesan kepada pemenang agar tidak cepat puas. Karena, menurutnya, ini baru langkah awal untuk terus tetap berkarya dan menyebarkan Ilmu pengetahuan kepada orang lain. 

Sedang LIPI, Handoko menyatakan, juga tidak berhenti di pengumuman pemenang. Beberapa karya akan dibantu untuk dipatenkan, "Tapi tentu adik-adik yang akan menerima royaltinya, ini untuk memotivasi semua agar bisa jeli melihat masalah disekitar dan mencari alternatifnya, serta tidak kalah penting berani menyampaikannya,” kata Handoko.

Berikut daftar pemenang LKIR:

Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati

Juara Pertama: Christian Agung Novianto dan Steven Mathias Holm asal SMA Regina Pacis Bogor. Dengen judul karya penelitian ‘Sintesis Komposit Mikropartikel GO-CS (Grafena Oksida-Kitosan) sebagai Adsorben Logam Berat Pb(II), Zn(II), dan Mn(II)”.

Juara Kedua: Amira Kumala Syifa dan Edenia Evelina Larisa dari SMA IT Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto. Dengan penelitian berjudul “Identifikasi Mikroplastik Pada Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Di Pasar Manis Purwokerto”.

Juara Ketiga: Siti Andriyani dan Nisrinah Nur Syarafina dari MAN 2 Kota Malang. Dengan judul karya “Kultur Primer Sel Kanker Kolorektal dari Mencit Model BALB/C Terinduksi Diet Tinggi Lemak dan 7,12- Dimethylbenz(a)nthracene (DMBA) Tahun ke - II : Analisis Flowcytometri”.

Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan

Juara Pertama: Kadek Januarta dan Wahyu Padma Baskara dari SMA Negeri 4 Denpasar. Dengan judul karya “Pengaruh Komunitas Pelayang Wanita Rare Angon Srikandi Terhadap Atensi Remaja Putri Mengenai Pendidikan Kesetaraan Gender di Kota Denpasar”.

Juara Kedua: Isti Fathirah dan Dinda Rezky Audia dari SMA Negeri 1 Majene. Dengan judul karya “Pelestarian Bahasa Mandar Dengan Teknik Dubbing Melalui Film ‘Miss Granny’ di SMA Negeri 1 Majene”.

Juara Ketiga: Aziza Sugesti Roqima dan Ervina Soviani Nursiam dari MAN 2 Tulungagung. Judul karya “Banyolan Gus Dur: Solusi Mengedukasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Standup Komedi Berbasis Humor Gus Dur”.

Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian dan Kelautan

Juara Pertama: Muhammad Haikal Algifari dan Ridzik Malky Daniel dari SMAS Sukma Bangsa Lhokseumawe. Judul karya “Evaluasi Model Konstruksi Façade Fotobioreaktor Chlorella pyrenoidosa terhadap Mikroklimat Ruangan dan Daya Tumbuh Jamur Aspergillus Niger”.

Juara Kedua: Valencio Evanio Sahasika Kusumadyas dari SMA Negeri 3 Yogyakarta. Judul karya “Analisis Berkurangnya Kawasan Terbuka dan Keberadaan Vegetasi Terhadap Perubahan Sebaran Potensi Ketersediaan Air Tanah Dangkal (Air Sumur) di Pinggiran Kota Yogyakarta (Lokasi Studi: Wilayah Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul)”. 

Juara Ketiga: Ramadhita Putra Purnomo dan Nadia Yulia Maya Putri dari SMA Negeri 1 Kertosono. Judul karya “MANGROPLAST, Pemanfaatan Daun Mangrove (Lumnitzera littorea (Jack) Voigt) sebagai Plester Penyembuhan Luka”.

Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik

Juara Pertama: Sona Regina Salsabila dan Azizah Auliani Rahma dari SMAN 1 Yogyakarta. Judul karya “Kecerdasan Buatan sebagai Deteksi Kanker Payudara Berbasis Algoritme Random Forest dan Convolutional Neural Network”.

Juara Kedua: Muhammad Atpur Rafif dari SMA Negeri 2 Depok. Judul karya “Aplikasi Visualisasi Ingatan dengan Open 3D Creation Software”.

Juara Ketiga: Mochamad Sutrimo Raharjo dari MA Negeri 2 Kudus. Judul karya “Sintesis Nanokomposit Graphene- carbon Quantum Dots (G-CQDs) dari Grafit dan Sekam Padi sebagai Alternatif Material Pesawat Terbang”

 

Berikut daftar pemenang NYIA:

Juara Pertama: Mukhammad Sholikhuddin dan Nabil Nasruddin Al Mutawakkil dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, dengan judul karya “SADFOREST (Smart Alert Detect for Deforestation)”.

Juara Kedua: Ginaris Sekar Arum Pinasti dan Almas Fauziyah dari MAN 2 Kudus, dengan judul karya “DETECTIVE PEN (Detektor Borax, Formalin Dan Pewarna Sintetik)”.

Juara Ketiga: Muhammad Lutfi Usman dan Ratna Juwita Salensehe dari SMA Averos, dengan judul karya “Communication Gloves Device (Sarung Tangan Komunikasi Bebas Pulsa Berbasis Arduino Wireless Bagi Para Pendaki)”.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT