27 Bencana Alam Terjadi di Jawa Barat Selama 5 Hari Awal Februari
TEMPO.CO | 08/02/2021 20:59
Warga memotret debit air yang deras di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. Naiknya status Bendung Katulampa disebabkan curah hujan tinggi di Bogor sehingga warga di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta harus waspada terhadap pot
Warga memotret debit air yang deras di Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Ahad, 7 Februari 2021. Naiknya status Bendung Katulampa disebabkan curah hujan tinggi di Bogor sehingga warga di bantaran sungai Ciliwung, Jakarta harus waspada terhadap potensi banjir. ANTARA/Arif Firmansyah

TEMPO.CO, Bandung - Puluhan bencana alam terkait hujan bermunculan di Jawa Barat. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat mendata pada 3-7 Februari 2021 terjadi 27 bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan gerakan tanah. Lokasinya tersebar dari Bogor sampai Majalengka.

Baca:
LIPI: Indonesia Dipenuhi Retakan yang Menjadi Sumber Gempa

Beberapa kejadian tanah longsor seperti di Dusun Cimerta RW 08 Kelurahan Pasir Karembi, Kecamatan Subang, di Kabupaten Subang, menimpa sebuah rumah, Ahad, 7 Februari 2021 setelah hujan berintensitas tinggi.

Seorang korban luka dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Ciereng Subang. Sementara di Kampung Cimereta ujung RT 24 RW 08 Desa Pasirkareumbi, tanah longsor membuat dua rumah warga rusak ringan.

Tanah longsor di hari yang sama terjadi di Bogor, Padalarang, dan Sumedang. Masing-masing sebuah rumah di tiga daerah itu rusak sedang hingga berat. Sementara di Cianjur longsoran tanah sempat menutup akses jalan Puncak Ciloto sepanjang 5 meter dan lebar mencapai 20 meter. Adapun di Purwakarta terjadi pergerakan tanah yang membuat dua rumah warga Kampung Cirangkong rusak berat pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Pada hari itu juga terjadi angin kencang di Desa Tamansari, Kabupaten Bekasi, yang merusak sebuah rumah. Sebelumnya pada 3 Februari, angin kencang di Kampung Cipambuan, Kabupaten Bogor, mengakibatkan bangunan Yayasan Rumah Pintar ambruk pada bagian penyangga atap. Angin kencang ikut membuat 21 rumah rusak ringan di sebuah kompleks di Kota Bekasi pada Ahad tengah malam, 7 Februari 2021.

Banjir meluas pada 6 Februari 2021 terjadi di Kabupaten Bekasi yang berdampak pada 1.343 rumah, juga di lima kecamatan Kota Bekasi. Sehari kemudian melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Karawang, lima desa di Kabupaten Majalengka. Banjir pun merendam 170 rumah hingga sekitar 3 meter di Desa Ujungjaya. Kabupaten Sumedang.  

Menurut Hary Tirto Djatmiko, Koordinator Bidang Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG, secara umum wilayah Jawa Barat pada Ahad, 7 Februari 2021, diguyur hujan. “Intensitasnya dari sedang sampai ekstrem,” katanya, Senin 8 Februari 2021.

Berdasarkan peta sebaran hujan BMKG pada 7-8 Februari 2021 selama 24 jam dari pukul 07.00 WIB, curah hujan ekstrem wilayah Jawa Barat terpantau di Sumedang timur dan Majalengka dengan curah hujan lebih dari 150 milimeter per hari. Sementara Bogor, Sumedang, Cirebon, dan Tasikmalaya, hujan sangat lebat.  

ANWAR SISWADI


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT