Banjir Gorontalo 1 Meter Tutup Akses Jalan Desa
TEMPO.CO | 15/02/2021 06:27
Banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter lebih, merendam dua desa di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu, 14 Februari 2021, menyebabkan akses jalan desa tertutup sementara. Kredit: ANTARA/Susanti Sako
Banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter lebih, merendam dua desa di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, Minggu, 14 Februari 2021, menyebabkan akses jalan desa tertutup sementara. Kredit: ANTARA/Susanti Sako

TEMPO.CO, Gorontalo - Banjir di Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, yang merendam Desa Milango dan Desa Bubode dengan ketinggian 1 meter, Minggu malam, 14 Februari 2021, menutup akses jalan desa.

Baca:
Hampir 2 Bulan, Banjir Belum Berlalu dari Tanah Laut Kalimantan Selatan

"Kendaraan sulit masuk ke desa kami, sebab banjir menggenangi jalan utama di Dusun Milango Bawah, Desa Milango, dengan ketinggian lebih dari 1 meter. Padahal untuk menuju desa ini, harus melewati desa tersebut," kata Kepala Desa Bubode, Ronal Adam.

Ketinggian air banjir yang ekstrem itu, kata dia, tidak hanya menggenangi permukiman warga namun menutup akses jalan utama di dua desa itu sehingga bantuan yang diarahkan ke desa ini sulit tembus.

Kendaraan yang akan memasuki desa ini terhalang ketinggian air di Dusun Milango Bawah, Desa Milango, yang disertai arus deras. "Sangat berisiko jika kendaraan memaksa masuk," katanya.

Air datang dari Sungai Bubode ke arah Desa Milango, yaitu desa pertama yang dijumpai saat akan memasuki wilayah Tomilito bagian dalam tersebut.

Ronal berharap Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara mempercepat penanganan musibah tersebut, mengingat warga terdampak memerlukan bantuan makanan dan perlengkapan lainnya.

Banjir dipicu curah hujan tinggi serta meluapnya Sungai Bubode sejak Minggu sore sekitar pukul 15.00 WITA. Hingga Minggu malam air belum surut sebab hujan masih mengguyur.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT