Google Patenkan Desain Kamera 'Timbul-Tenggelam' di Bawah Layar
TEMPO.CO | 21/05/2021 22:34
Pengunjung mencoba ponsel Google Pixel 2 yang diperkenalkan dalam acara Google di SFJAZZ Center, San Francisco, 4 Oktober 2017. Kamera Pixel 2 dan Pixel 2 XL memiliki resolusi 12 megapixel untuk kamera belakang dan kamera selfie beresolusi 8 megapixel yan
Pengunjung mencoba ponsel Google Pixel 2 yang diperkenalkan dalam acara Google di SFJAZZ Center, San Francisco, 4 Oktober 2017. Kamera Pixel 2 dan Pixel 2 XL memiliki resolusi 12 megapixel untuk kamera belakang dan kamera selfie beresolusi 8 megapixel yang dilengkapi fitur “Portrait Mode”. AP

TEMPO.CO, Jakarta - Google mematenkan sebuah desain smartphone dengan kamera selfie bawah layar yang bisa 'timbul-tenggelam' untuk seri Google Pixel di masa depan. Paten itu diajukan Google LCC ke Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO) pada pertengahan September 2020 dan dirilis pada 6 Mei 2021.

Dikutip dari Lets Go Digital, Kamis 20 Mei, dokumentasi paten itu berisi 23 halaman berjudul "Full-screen Display with Sub-display Camera”. Dijelaskan pula tentang smartphone Google Pixel dengan kamera depan yang tertanam di bawah panel layar OLED.

Untuk memungkinkan menempatkan kamera di bawah layar, panel tambahan diintegrasikan ke layar dan memiliki kerapatan piksel yang sama. Google mengklaim mengintegrasikannya dengan cara yang berbeda dengan teknik kamera bawah layar yang juga patennya sudah diajukan Samsung pada awal tahun ini.   

Sensor kamera dan lensa ditempatkan di bawah layar. Layar kedua lalu ditempatkan tepat di seberang kamera, terletak di bawah layar utama. Prisma atau cermin ditempatkan di antara kamera dan layar tambahan itu. 

Teknologi ini memungkinkan saat kamera tidak digunakan, konten yang ditampilkan di layar kedua tercermin melalui prisma di tampilan layar utama. Segera setelah kamera diaktifkan, prisma berputar sedemikian rupa sehingga cahaya yang masuk dapat mencapai kamera, dan memungkinkan pengguna mengambil foto dan video selfie yang berkualitas.

Menurut dokumentasi paten, modul optik kamera dilindungi oleh jendela berukuran 2 hingga 3 milimeter. Layar tambahan kecil juga berisi tiga sensor. Jenis sensor dapat ditentukan lebih lanjut, seperti sensor ambien, sensor jarak dan/atau sensor IR. Yang terakhir dapat digunakan untuk mengaktifkan deteksi wajah 3D. 

Dengan Google Pixel 5, Face Unlock dihilangkan untuk memberi jalan bagi sensor sidik jari. Namun demikian, telah diindikasikan bahwa Face Unlock mungkin akan kembali di model mendatang. 

Smartphone Google Pixel 5 (twitter.com/google)

Masih belum jelas kapan smartphone Google pertama dengan kamera bawah layar yang unik ini akan diumumkan. Google Pixel 6 Pro yang diharapkan meluncur pada paruh kedua 2021 sempat diasumsikan akan memiliki kamera selfie jenis baru. 

Namun baru-baru ini, bocoran gambar 3D produk pertama perangkat ini muncul secara online, menunjukkan sistem kamera depan punch-hole. Ini berarti penggemar ponsel Google harus bersabar hingga 2022 ketika seri Google Pixel 7 akan diperkenalkan. 

Ada opsi lain. Pada Desember tahun lalu, analis Ross Young mengatakan melalui akun Twitter bahwa Google akan menghadirkan smartphone lipat pertamanya pada paruh kedua 2021. Detail tentang perangkat ini masih sangat langka, tapi Google mungkin melihat peluang untuk melengkapi ponsel lipatnya dengan teknologi kamera yang baru ini--sama seperti yang diharapkan pada Samsung Galaxy Z Fold3 juga akan memiliki kamera di bawah layar dan diharapkan dirilis sekitar Agustus 2021.

LETS GO DIGITAL | TOMS GUIDE

Baca juga:
Pembaruan WhatsApp, Facebook: Kami Tidak Bisa Baca Pesan Anda


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT