Mengapa Terjadi Hujan Es di Yogyakarta, Ini Penjelasan BMKG
JOGLOSEMARNEWS.COM | 04/03/2021 10:14
Mengapa Terjadi Hujan Es di Yogyakarta, Ini Penjelasan BMKG
Ilustrasi hujan es. wikimedia

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Terjadinya hujan es di wilayah Kota Yogyakarta  pada Rabu (3/3/2021), membuat warga heran. Warga bahkan sempat heboh dengan fenomena hujan es tersebut.

Namum, hujan es tersebut menurut Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Staklim) Sleman,  Reni Kraningtyas  merupakan hal lumrah terjadi akibat fenomena alam.

Ia menjelaskan, hujan es adalah fenomena alam biasa yang terjadi bersamaan dengan hujan lebat.

Saat udara hangat, lembab dan labil terjadi di permukaan bumi, maka pengaruh pemanasan bumi yang intensif akibat radiasi matahari akan mengangkat massa udara tersebut ke atas (atmosfer) dan mengalami pendinginan.

“Setelah terjadi kondensasi akan terbentuk titik-titik air yang terlihat sebagai awan Cumulonimbus (Cb),” jelasnya.

Masih kata Reni, karena kuatnya energi dorongan ke atas saat terjadi proses konveksi maka puncak awan sangat tinggi hingga sampai freezing level.

Freezing level ini menurutnya terbentuk kristal-kristal es dengan ukuran yang cukup besar.

Saat awan sudah masak dan tidak mampu menahan berat uap air,  terjadi hujan lebat disertai es.

“Es yang turun ini bergesekan dengan udara sehingga mencair dan ketika sampai permukaan tanah ukurannya lebih kecil,” terang Reni.

Hingga kini BMKG Staklim Sleman masih terus memantau perkembangan dari fenomena alam tersebut.

Reni belum memastikan apakah peristiwa hujan es di DI Yogyakarta akan kembali terjadi untuk beberapa hari ke depan.

Namun analisa dini olehnya mengatakan hujan es dapat kembali terjadi jika terjadi dinamika atmosfer memenuhi kriteria yang dijelaskan.

“Ya bisa berpotensi terjadi kembali jika kondisi dinamika atmosfer memenuhi,” jelasnya.

Sementara itu, Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY melaporkan telah terjadi beberapa kerusakan akibat hujan yang melanda beberapa saat di DIY.

Laporan hujan Es yang masuk yakni Yogoyudan 13.15 WIB hujan lebat disertai angin lebat, Jl C Simanjuntak,
Girikerto Turi, Murangan Triharjo Sleman, Daerah UGM, Jetis, Yogyakarta.

Dampak yang ditimbulkan pohon tumbang di Pakualaman, Kantongan Merdikorejo Tempel Sleman, Kepatihan, Randu songo Donokerto Turi.

Dampak terhadap bangunan atap ternit DPRD DIY, dua rumah di randusongo Donokerto Turi, empat kandang kelompok Turi Sleman, warung siomay Taman Kuliner Pakualaman, Gedung Yayasan Bakti Sosial Tegaltirto Berbah Sleman.

Selain itu dilaporkan juga mengenai peningkatan debit Kali Buntung Kricak.

Saat ini seluruh masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tenang dengan adanya fenomena alam tersebut. 

 

joglosemarnews.com


BERITA TERKAIT