Ada Gunung Parang di Tengah Kota Sukabumi, Pengamat Sejarah Ungkap Asal-usulnya
SUKABUMIUPDATE.COM | 17/09/2022 15:54
Ada Gunung Parang di Tengah Kota Sukabumi, Pengamat Sejarah Ungkap Asal-usulnya
Ilustrasi. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) mulai melakukan sosialisasi rencana pembangunan ruas jalan tol Cibadak-Palabuhanratu, di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat.

SUKABUMIUPDATE.com - Gunung Parang saat ini menjadi salah satu nama kelurahan yang ada di Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. Mungkin banyak yang bertanya mengapa dinamakan Gunung Parang padahal daerah tersebut berada di tengah kota.

Untuk menjawab rasa penasaran itu Sukabumiupdate.com coba bertanya kepada pengamat Sejarah Sukabumi, Irman Firmansyah.

Menurut penuturan Irman, nama Gunung Parang ini konon berasal dari bentukan bukit yang mirip parang (sejenis senjata tajam) yang dimulai dari pasir galatik atau Panenjoan (kerkof sekarang) bersambung ke jalan baros (Kelurahan Gedong Panjang) sampai jalan gudang (Kampung Cikiray, Kebon Jati) sebagai bentuk gagang. Kemudian dari Cikiray sampai Gunung Puyuh dianggap sebagai bilah parangnya.

Sementara penyebutan gunung sendiri akibat dari kebiasaan penyebutan orang Sunda yang kerap menyebut bukit sebagai gunung.

“Gunung itu di masyarakat Sunda kadang disematkan pada bukit, bukan hanya gunung yang besar,” kata Irman kepada Sukabumiupdate.com.

Namun, menurut Ketua Yayasan Dapuran Kipahare ini ada juga pendapat lain mengenai asal usul Gunung Parang.

Gerhardus Heinrich Nagel dalam buku Schetsen uit mijne Javaansche portefeuille tahun 1828, menyebutkan jika Gunung Parang itu berasal dari tempat yang dijadikan Perang (Prang) di masa lalu atau semacam pertempuran antar wilayah.

“Jadi pengucapan awalnya adalah Gunung Prang,” kata Irman.

Irman melanjutkan jika peperangan tersebut ternyata terekam dalam legenda yang dipercayai masyarakat menjadi cikal bakal kota Sukabumi sekarang, yaitu pembentukan babakan awal Gunung Parang.

Kemudian dalam majalah Taal, Land, Volkenkunde, kisah Gunung Parang ini berkaitan dengan Puteri Mendapa di Palabuhanratu.

Kisah ini juga beredar dengan nama lelakon sasakala tangkal awisan di Gunung Parang (Ki Narowi dari Sangiang), Ki Rakean Minda Kalangan (R.Muhtar Kala) tahun 1962 merangkum pantun dan kisah. Dalam kisah itu menceritakan asal usul babakan Gunung Parang yang bermula dari sebuah peperangan.

Peperangan yang terjadi yaitu saat Kesultanan Banten menghancurkan Pajajaran dan meluas ke arah timur termasuk wilayah Sukabumi sekarang sampai Pelabuhanratu.

Perang Inilah yang konon menjadi dasar nama Gunung Parang menurut sebagian pendapat para ahli sejarah.

 

**


BERITA TERKAIT