Inggris Ungkap Simpan 2 Ribu Koleksi dari Pulau Jawa Era Raffles
KRJOGJA.COM | 14/08/2021 15:14
Inggris Ungkap Simpan 2 Ribu Koleksi dari Pulau Jawa Era Raffles
Pengunjung berjalan di dekat deretan arca di Museum Nasional, Jakarta, Sabtu, 2 Januari 2021. Sejumlah tempat wisata di DKI Jakarta termasuk museum, kembali dibuka setelah tutup pada hari libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

YOGYA, KRJOGJA.com – Banyak benda bersejarah Indonesia yang tersebar di berbagai museum besar di berbagai negara, salah satunya di Museum Inggris. Musem ini menyimpan lebih dari 2.000 benda yang terkait dengan Thomas Stamford Raffles, Letnan Gubernur Hindia Belanda 1811-1816.

Dari 2.000 koleksi itu, hampir 1.500, berasal dari pulau Jawa yang dikumpulkan selama masa peralihan Inggris ketika Raffles menjadi Letnan Gubernur. Jumlah 500 lainnya berupa koin Cina yang ditemukan di Jawa.

Cerita mengenai koleksi di Museum Inggris tersebut disampaikan oleh Alexandra Green dari Museum Inggris dalam seminar internasional yang digelar oleh Barahmus (Badan Musyawarah Musea) DIY dalam rangkaian Festival Museum Yogyakarta 2021.

Seminar diselenggarakan 12 Agustus lalu menghadirkan narasumber dari berbagai museum di dunia seperti Carol Cains dari National Gallery of Australia di Canberra, Yilan Wang dari National Silk Museum China, Francine Brinkgreve dari Museum Volkenkunde Belanda dan Ruth Barnes dari Yale University Art Gallery Amerika.

Mewakili museum di Indonesia, hadir juga Dahlia Kusuma Dewi, Kepala UPT Museum Konperensi Asia-Afrika; Sri Hartini, Direktur Museum Perkebunan Indonesia; dan Cyntia Handy, Direktur Museum Gubug Wayang. Seminar dibuka Hilmar Farid, Direktur Jenderal Kemendikbud Ristek.

Ketua Penyelenggara Festival Museum Yogyakarta 2021, GKR Bendara mengungkap selain membahas berbagai koleksi benda bersejarah Indonesia di berbagai museum besar, seminar juga mengangkat topik-topik menarik lainnya seperti bagaimana evolusi museum untuk menghadapi perubahan di masa mendatang, namun tetap menjaga ciri khas karakternya.

“Seminar online kemarin diikuti secara antusias oleh lebih dari 700 peserta pecinta museum di berbagai kota di Indonesia, ada kemungkinan-kemungkinan untuk mengembangkan kerjasama baru. Ada ajakan mengembangkan kerjasama baru dan sharing mengenai sebagian kecil dari koleksi Indonesia di Galeri Nasional Australia melalui Carol Cains, dan ini sangat luar biasa,” ungkap Bendara, Jumat (13/8/2021).

Rangkaian Festival Museum Yogyakarta 2021 diselenggarakan dalam rangka merayakan ulang tahun Barahmus ke-50th. Festival ini memuat berbagai rangkaian kegiatan seperti webinar, pameran juga penerbitan buku yang akan berlangsung sampai tanggal 12 Oktober 2021, bertepatan dengan Hari Museum Indonesia.

krjogja.com


BERITA TERKAIT