Posyandu Pedukuhan IV Nepi Luncurkan Aplikasi Posyanduku
KRJOGJA.COM | 07/01/2022 10:19
Posyandu Pedukuhan IV Nepi Luncurkan Aplikasi Posyanduku
Kader posyandu mencatat jadwal imunisasi di Rorotan, Jakarta Tara, 18 Maret 2021. Sementara itu, menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat anak yang terinfeksi COVID-19 sebanyak 11,3 persen dari total kasus nasional per 1 Desember 2020. Jumlah kasus kematian anak akibat corona mencapai 21.237 jiwa dan dari jumlah tersebut, 0,9 persen merupakan anak berusia 0-5 tahin. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

KULONPROGO, KRJOGJA.com – Sebagai upaya membantu kader dan tenaga kesehatan merekap data setiap balita, Posyandu Pedukuhan IV Nepi Kalurahan Kranggan Kapanewon Galur meluncurkan Aplikasi Posyanduku.


Ketua Posyandu Pedukuhan IV Nepi, Ekawati Murdaningsih menjelaskan, penggunaan aplikasi berbasis android tersebut cukup mudah. Petugas hanya diminta melakukan scan barcode dari setiap anak dan tinggal mengisi data hasil pemeriksaan. “Sistem ini lebih mudah dan simpel dibandingkan cara manual yang harus memasukkan pada kolom-kolom kertas dengan ukuran sangat kecil. Tinggal scan barcode kemudian mengisi data, nanti terekap secara otomatis,” jelasnya, Rabu (05/01/2021).

Hasil rekapan anak juga bisa dilihat oleh orang tua. Bahkan petugas dari puskesmas ikut dimudahkan dengan kehadiran aplikasi tersebut. Petugas hanya mengambil data yang ada di dalam aplikasi tanpa harus melihat data secara manual dengan mendangi posyandu.

“Aplikasi Posyanduku juga memuat data lanjut usia (lansia) di setiap wilayah. Aplikasi ini memudahkan orang tua memantau kondisi dan perkembangan bayi,” kata Ekawati.

Keberadaan Aplikasi Posyanduku dirasakan cukup bermanfaat. Seperti yang dituturkan salah satu orang tua, Ferika Indriyanti, warga Pedukuhan IV Nepi. Aplikasi Posyanduku sangat membantu para orang tua dalam memantau perkembangan bayi mereka.

“Aplikasi ini juga sangat membantu kader posyandu yang selama ini kesulitan dengan metode pengisian form data yang kecil dan banyak. Dengan Aplikasi Posyanduku semuanya lebih mudah dan menghemat waktu,” ungkap Ferika.

Untuk sementara Aplikasi Posyanduku baru diterapkan di Pedukuhan IV Nepi. Ditargetkan, sembilan Posyandu yang ada di kalurahan Kranggan bisa menerapkan aplikasi ini.

Lurah Kranggan Sukriyanto mengatakan Aplikasi Posyanduku dibuat oleh Mulato Swasono Meidi, warga Pedukuhan IV Nepi bertujuan membantu kader saat menginput data posyandu.

“Dengan aplikasi ini warga bisa mengajukan surat pengantar ke kalurahan untuk membuat SKCK, KTP elektronik dan pengurus administrasi kependudukan lainnya. Nanti juga akan dibuat aplikasi baru dalam pelayanan di kalurahan berbasis KTP elektronik,” ungkapnya.

krjogja.com


BERITA TERKAIT