Tak Punya Gedung, Siswa SMKN 1 Karangjambu Belajar di Kios Pasar Desa
KRJOGJA.COM | 28/09/2022 12:59
Tak Punya Gedung, Siswa SMKN 1 Karangjambu Belajar di Kios Pasar Desa

Krjogja.com - PURBALINGGA - SMKN 1 Karangjambu sejak tahun 2008 belum memiliki lahan dan gedung sendiri. Kegiatan belajar mengajar menumpang di gedung SMP Satu Atap Karangjambu.

“Gedung SMP Satu Atap sedang direnovasi. Kegiatan belajar mengajar dipindah ke bangunan pasar milik Pemerintah Desa Purbasari, Kecamatan Karangjambu,” tutur Kepala Sekolah SMKN 1 Karangjambu, Muhammad Mumfasil, Senin sore (26/9/2022). 

Mumfasil menambahkan, terdapat 183 siswa di sekolah itu. Masing-masing kelas 10 tiga kelas, kelas 11 dua kelas, dan kelas 12 satu kelas. Proses belajar mengajar dilaksanakan di 22 kios dengan lebar masing-masing 3x3 meter. Selama 14 tahun, yakni dari awal 2008 hingga sekarang, proses belajar mengajar di SMKN 1 Karangjambu bisa tetap berjalan kendati tidak memiliki gedung sendiri.

Mumfasil berharap bisa mendapat perhatian pemerintah agar kondisi prihatin yang dialami siswa SMKN 1 Karangjambu dari berbagai generasi sebelumnya dapat berubah.

Pada 2008, Bupati Purbalingga Triyono Budi Sasongko merintis pendirian SMKN 1 Karangjambu untuk menampung warga kecamatan Karangjambu yang kesulitan mempeoleh akses pendidikan. Wilayah Kecamatan Karangjambu berada di pegunungan. Jarak ibukota kecamatan sekitar 35 kilometer dari pusat kota Purbalingga.

Untuk sementara, proses belajar mengajar menumpang di gedung SMP Satu Atap. Hingga masa kepemimpinan bupati Triyono selesai pada 2010 dan digantikan Heru Sudjatmoko, gedung SMKN 1 Karangjambu tidak kunjung dibangun. Pada 2011, bupati Heru lebih memprioritaskan pembangunan SMK dhuafa di wilayah Kelurahan Purbalingga Lor. SMK Dhuafa kini bernama SMKN Jateng di Purbalingga. Sementara SMKN 1 Karangjambu tetap tanpa gedung, hingga hari ini.

"Sekarang sekolah menengah atas dibawah otoritas dan tanggungjawab pemerintah provinsi. Kami berharap Gubernur Jateng bisa memprioritaskan pembangunan gedung untuk sekolah kami,” ujar Mumfasil. 

 

**


BERITA TERKAIT