Nelayan dan Pengguna Jasa Transportasi Laut di Pulau Banda Diminta Waspadai Dampak Siklon Tropis Surigae
TERASMALUKU.COM | 17/04/2021 10:52
Nelayan dan Pengguna Jasa Transportasi Laut di Pulau Banda Diminta Waspadai Dampak Siklon Tropis Surigae
Siklon Tropis Ancam Indonesia

TERASMALUKU.COM,-AMBON-Nelayan dan pengguna jasa transportasi laut di Pulau Banda, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah diingatkan untuk tingkatkan kewaspadaan terhadap dampak dari Siklon Tropis Surigae. Himbauan ini disampaikan Serka Suryadi, personil Koramil 01/Banda Kodim 1502/Masohi yang juga Babinsa Desa Dwiwarna.

Apalagi himbauan untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem akibat adanya Siklon Tropis Surigae ini juga sebelumnya telah dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Klas II Pattimura Ambon.

Yang mana dampak dari Siklon Tropis Surigae ini bisa menyebabkan cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat disertai petir dan juga angin kencang disejumlah daerah di Maluku termasuk di wilayah Maluku Tengah.

Sementara di Pulau Banda sendiri sebagaimana diketahui, sebagian masyarakatnya merupakan nelayan dan transportasi laut menjadi sarana yang paling umum digunakan masyarakat untuk bepergian dari pulau-pulau sekitar menuju Pulau Neira, ibukota Kecamatan Banda.

“Dari hasil informasi tersebut menyimpulkan bahwa potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan sangat tinggi,” ujar Babinsa yang membaca selebaran Informasi dari BMKG Ambon tersebut kepada warga binaan di Desa Dwiwarna, Kecamatan Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (16/4/2021).

Dengan adanya Siklon Tropis Surigae ini, diprediksi gelombang laut bisa mencapai ketinggian 4 meter.

“Khusus kepada pengguna transportasi laut dan nelayan perlu meningkatkan kewaspadaan dalam melakukan aktivitas pelayaran karena adanya ancaman gelombang tinggi akibat siklon yang mencapai 4 meter. Kami mohon tidak menganggap sepele adanya bibit siklon ini,” tegas Serka Supriyadi.

Dia juga menghimbau seluruh warga masyarakat di sekitar Kecamatan Banda agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap berbagai potensi bencana alam akibat cuaca cuaca ekstrem seeprti puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dan lain-lain.

Selain itu juga dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan.

terasmaluku.com


BERITA TERKAIT