Peneliti: Kebakaran Gambut Tidak Terjadi Secara Alami
BORNEONEWS.CO.ID | 11/06/2021 13:55
Peneliti: Kebakaran Gambut Tidak Terjadi Secara Alami
Pembukaan Sawah di Lahan Gambut Rusak Lingkungan, Tabrak Aturan

BORNEONEWS, Palangka Raya - Peneliti Centre For International Cooperation In Sustainable Management of Tropical Peatland (CIMTROP) Universitas Palangka Raya, Kitso Kusin mengatakan bahwa kebakaran gambut tidak terjadi secara alami.

"Kebakaran gambut ini tidak terjadi secara alami. Namun kebakaran gambut berawal dari terbakarnya semak belukar yang ada di atasnya," katanya, Kamis, 10 Juni 2021.

Dia melanjutkan, terbakarnya semak belukar tersebut tidak terjadi secara alami atau tanpa sebab. Namun, terjadi karena adanya aktivitas, salah satunya pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Oleh sebab itu, perlu upaya yang lebih serius lagi dari berbagai pihak untuk dapat memaksimalkan pengawasan wilayah yang rawan kebakaran.

"Selain itu, saya pikir sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melaksanakan aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar juga menjadi hal yang sangat penting," jelasnya.

Dirinya meminta kepada seluruh pihak untuk dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran di lahan gambut dengan melaksanakan patroli secara berkala.

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT