Wilayah Blank Spot di Kalteng masih 400 Titik
BORNEONEWS.CO.ID | 22/09/2021 12:57
Wilayah Blank Spot di Kalteng masih 400 Titik
DPR Papua Minta Jaminan Akses Internet di Tanah Papua

BORNEONEWS, Palangka Raya - Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Agus Siswadi menyebutkan, sebanyak 400 titik di sejumlah wilayah kabupaten dan kota provinsi setempat masih dalam kondisi blank spot atau belum terjangkau oleh jaringan telekomunikasi. 

"Kondisi blank spot ini sendiri terbagi dua yakni hanya terdapat sinyal untuk telepon dan pesan singkat serta tidak dapat mengakses internet," katanya, Selasa 21 September 2021.

Dia menjelaskan, berdasarkan data wilayah yang paling banyak terdapat titik blank spot adalah Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Lamandau serta beberapa wilayah lainnya. Kondisi ini dipengaruhi oleh kondisi geografis.

Khusus wilayah Kabupaten Seruyan penguatan sinyal dan jaringan internet dilakukan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) yang merupakan kepanjangan tanganan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Kabupaten Seruyan sendiri, masuk kategori daerah terdepan, terpencil dan tertinggal. Tahun 2021 ini, di kabupaten tersebut juga akan dibangun 28 menara Base Transceiver Station (BPS) dan akan melayani 96 persen masyarakat terkait jaringan internet," jelasnya.

Berdasarkan data sebanyak 60 persen daerah di kabupaten dan kota sudah merdeka sinyal atau terjangkau jaringan baik jaringan seluler ataupun jaringan internet.

"Sekitar 60 wilayah sudah dapat mengakses jaringan. Pemerintah pusat menargetkan pada tahun 2022, seluruh wilayah Kalteng sudah dapat dijangkau jaringan," tutupnya. 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT