InaBuoy di Selatan Bali Tidak Terdeteksi dan Dinyatakan Hilang
DARILAUT.ID | 04/06/2021 18:49
InaBuoy di Selatan Bali Tidak Terdeteksi dan Dinyatakan Hilang
Pelampung (buoy) air dangkal dapat mendeteksi gerakan kecil dan perubahan dasar laut yang sering merupakan pertanda bahaya alam seperti gempa bumi, gunung berapi, dan tsunami. Kredit: University of South Florida

Darilaut – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) telah memasang teknologi deteksi dini tsunami berbasis buoy atau disebut InaBuoy tanggal 12 April 2021 di Selatan Bali.

Namun, pada 6 Mei 2021 InaBuoy di Selatan Bali tersebut tidak terdeteksi oleh sistem penerima data yang ada di BPPT dan dinyatakan hilang.

Pemasangan InaBuoy tersebut sudah yang kedua kalinya. Sebelumnya, BPPT melakukan deploy pada tahun 2019.

“Kejadian tersebut sangat kami sayangkan, karena walau telah disematkan teknologi GPS (Global Positioning System), Buoy tidak dapat kami retrieve kembali, karena InaBuoy tidak mengirimkan sinyal ke Pusat Data Observasi Tsunami di Jakarta,” kata Direktur Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana BPPT M. Ilyas saat memberikan di gedung Asosiasi Tuna Longline Indonesia, Pelabuhan Benoa, Bali, Rabu (2/6).

Sosialisasi ini dengan tema “Bersama Membangun Kesiapsiagaan terhadap Ancaman Tsunami.”

Menurut Ilyas dalam berinovasi untuk mewujudkan teknologi alat deteksi dini tsunami yang handal tidak bisa sendirian. Namun membutuhkan peran serta semua pihak, baik dari masyarakat, nelayan, pelaku usaha perikanan tangkap, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama menjaga InaBuoy yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat Bali.

Ilyas mengatakan sosialisasi InaBuoy di Bali diadakan dengan tujuan mensinergikan seluruh pihak dalam melestarikan operasionalisasi dan keberadaan InaBuoy Selatan Bali yang akan segera di-deploy kembali oleh BPPT.

Harapannya, kata Ilyas, kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bagi kita bersama dan tidak akan terjadi lagi di masa mendatang. InaBuoy ini harus menjadi milik masyarakat Bali, mengingat pentingnya Buoy untuk keselamatan masyarakat pesisir dalam menghadapi bencana tsunami.

Dalam sosialisasi ini, BPPT dan seluruh stakeholders menandatangani komitmen bersama untuk menjaga dan melindungi InaBuoy yang di-deploy di Selatan Bali.

Komitmen tersebut juga merupakan sebuah langkah untuk mencegah terulangnya kembali hilangnya InaBuoy yang sebelumnya telah di-deploy di titik koordinat -09°44’22.38378”S/115°12’37.517”E pada 12 April 2021. Pada tanggall 6 Mei 2021 InaBuoy tersebut sudah tidak terdeteksi lagi keberadaannya.

Dari kejadian tersebut, BPPT menganggap kegiatan sosialisasi deployment adalah kegiatan yang sangat penting kedudukannya dalam menjaga dan melindungi keberadaan InaBuoy BPPT.

Selain itu, sosialisasi juga sebagai bentuk kegiatan mendiseminasikan teknologi hasil pekerjaan BPPT kepada masyarakat luas.

Dalam kegiatan sosialisasi ini dilakukan edukasi kepada nelayan yang melaut dengan wilayah tangkap di sekitar lokasi deployment InaBuoy Selatan Bali. Dengan harapan mereka akan ikut berpartisipasi untuk menemukan kembali InaBuoy yang hilang, serta mengamankan infrastruktur InaBuoy yang kelak akan dipasang kembali oleh BPPT.

Beberapa nelayan belum mengetahui sepenuhnya manfaat InaBuoy. Ada yang Buoy tersebut hanya sebagai tempat untuk menambatkan kapal ketika mencari ikan di laut.

Setelah BBPT memberikan sosialisasi mengenai InaBuoy untuk deteksi dini tsunami, barulah diketahui manfaatnya bagi masyarakat pesisir.

Perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Provinsi Bali, Andika, mengatakan siap menjaga dan mengawasi InaBuoy yang akan segera dipasang kembali di Bagian Selatan Bali. Setelah mengikuti sosialisasi, HNSI semakin memahami pentingnya keberadaan alat tersebut dalam upaya mendeteksi dini potensi bencana tsunami di Bali.

Andika akan menyampaikan kepada seluruh anggota HNSI khususnya yang berada di Bali untuk bersama-sama menjaga dan melindungi InaBuoy. Apabila ada dari anggota HNSI mengetahui keberadaan InaBuoy yang sempat hilang, akan diberitahukan kepada BPPT.

darilaut.id


BERITA TERKAIT