KRI Rigel-933 Berhasil Mendeteksi KMP Yunicee yang Tenggelam di Perairan Gilimanuk
DARILAUT.ID | 01/07/2021 18:32
KRI Rigel-933 Berhasil Mendeteksi KMP Yunicee yang Tenggelam di Perairan Gilimanuk
Bocah Ridho saat diselamatkan TNI AL yang melakukan patroli di Perairan Kepulauan Seribu pada Jumat (18/6/2021)

Darilaut – KRI Rigel-933 milik TNI Angkatan Laut berhasil mendeteksi Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee yang tenggelam di perairan Gilimanuk, Bali, pada Selasa (29/6).

Melansir Tnial.mil.id, teknologi bawah air multibeam echosounder milik KRI Rigel-933 salah satu unsur kapal survey riset dari Pusat Hidro – Oseonografi TNI Angkatan Laut berhasil mendeteksi keberadaan KMP Yunicee. Kapal ini berada pada posisi 8° 10’ 31.864’’ S – 114° 25’ 42.986’’ T pada kedalaman antara 72 meter sampai dengan 78 meter.

Benda yang dideteksi dari bawah air tersebut panjang 55.3 meter, lebar 11.5 meter dan tinggi 11.35 meter dengan posisi dari dasar laut jarak dengan daratan terdekat sejauh 362 meter. Sementara jarak dari Pelabuhan Gilimanuk sekitar lebih kurang 1.65 km.

TNI Angkatan Laut secara proaktif membantu pelaksanaan evakuasi KMP Yunicee setelah mendengar adanya musibah tersebut yang terjadi di perairan sekitar Gilimanuk, Selasa, sekitar pukul 19.20 WITA.

Selain itu, TNI Angkatan Laut bekerja sama dengan Basarnas, Polres dan Polairud Jembrana, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Jembrana, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia Ferry (ASDP). Kemudian, unsur tambahan KMP Swakarsa dan KMP Samudra Utama.

TNI Angkatan Laut mengerahkan 2 KRI yakni KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923, KAL Rajekwesi serta personel dari Lanal Denpasar, Lanal Banyuwangi Posal Gilimanuk, dan Posal Pengambengan.

KMP Yunicee yang mengalami naas ini diawaki 15 orang anak buah kapal yang mengangkut kendaraan sebanyak 40 unit terdiri dari 17 unit Pick Up, 2 unit kendaraan keluarga dan 18 unit truk sedang, serta 3 unit sepeda motor.

Saat melaksanakan SAR, KRI Rigel-933 dan KRI Soputan-923 yang telah berada di lokasi sejak kemarin berhasil menemukan satu unit Life Craft milik kapal tanpa penumpang dan mengangkatnya mengunakan crane. Selanjutnya diamankan di buritan KRI Rigel-933.

Penemuan Life Craft penumpang KMP Yunicee tersebut diketahui berasal tidak jauh dari sebelah barat Dermaga Gilimanuk yang berjarak 1 Nautical Miles.

TNI Angkatan Laut terus menambah dukungan personel untuk bergabung bersama-sama tim SAR lain untuk mencari korban yang belum ditemukan.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Denpasar dipimpin langsung Komandan Lanal Kolonel Laut (P) I Komang Teguh Ardana, mengerahkan personel gabungan dari Lanal Denpasar, Posal Gilimanuk, dan Posal Pengambengan sebanyak 17 orang.

Selain itu, Lanal Banyuwangi dibawah pimpinan Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis, mengerahkan KAL Rajekwesi beserta 15 personel untuk membantu proses evakuasi.

darilaut.id