Pantai Kota Gorontalo Jadi Tempat Pembuangan Sampah Plastik di Teluk Tomini
DARILAUT.ID | 03/08/2021 20:11
Pantai Kota Gorontalo Jadi Tempat Pembuangan Sampah Plastik di Teluk Tomini
LIPI: Sampah Plastik Naik Selama PSBB karena Belanja Online

Darilaut – Di tengah gencarnya pemerintah berupaya mengurangi plastik, sejumlah tempat di sepanjang pantai Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, kini menjadi tempat pembuangan berbagai sampah plastik.

Sampah plastik yang dibuang di pinggiran pantai ini langsung berhadapan dengan perairan Teluk Tomini.

Sampah plastik sekali pakai yang dibuang di pinggiran pantai ini berupa botol dan gelas air mineral, kemasan plastik fleksibel, karung plastik, wadah busa plastik dan wadah plastik lainnya.

Tumpukan sampah plastik ini berada di sejumlah lokasi pembuangan seperti di Kelurahan Leato Selatan, Leato Utara, muara sungai Bone dekat Pelabuhan Gorontalo, dan Tangga 2000 di Kelurahan Pohe.

Di tangga 2000 bekas longsoran yang tidak diperbaiki, telah menjadi tempat pembuangan sampah.

Sampah plastik yang berada di pinggiran pantai ini, belum termasuk yang dibuang begitu saja melalui sejumlah sungai yang melewati Kota Gorontalo.

Dalam 15 tahun terakhir Indonesia menghadapi tantangan besar dalam sampah plastik. Karena itu, Indonesia sangat berkomitmen untuk mengurangi timbulan sampah plastik.

Dalam berbagai pertemuan nasional dan internasional, Pemerintah Indonesia komitmen untuk mengurangi 70 persen sampah plastik di laut hingga akhir tahun 2025. Komitmen ini juga telah dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional.

Mengutip Klhk.go.id, sampai saat ini, tercatat 2 provinsi dan 58 kabupaten/kota, serta sejumlah produsen komitmen untuk mengurangi sampah melalui pelarangan dan pembatasan plastik sekali pakai.

Seiring dengan laju pertambahan penduduk dan perubahan pola konsumsi, jumlah sampah terus meningkat dan komposisinya juga semakin beragam. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 2015 telah memberikan perhatian besar terhadap pengurangan sampah, terutama sampah plastik sekali pakai yang sulit dikelola.

darilaut.id


BERITA TERKAIT