Ubur-Ubur ini Berpotensi Hidup Abadi di Bumi
DARILAUT.ID | 17/08/2021 11:05
Ubur-Ubur ini Berpotensi Hidup Abadi di Bumi
Ilustrasi cuaca ekstrem. ANTARA/Saiful Bahri

Darilaut – Semua organisme yang hidup memiliki batas usia kehidupan. Namun, ada hewan yang berpotensi hidup abadi di bumi bila tidak ada gangguan dari predator atau faktor lainnya.

Hewan ini hidup di air. Mengutip dari Livescience.com, hewan air yang mampu hidup lama bahkan berpotensi selamanya spesies Turritopsis dohrnii dan Hydra.

Turritopsis dohrnii disebut ubur-ubur abadi karena berpotensi hidup selamanya. Ubur-ubur ini memulai hidup melalui fase larva.

Selanjutnya, setelah melalui fase tersebut, ubur-ubur Turritopsis akan menetap di dasar laut dan berubah menjadi polip.

Polip ini kemudian menghasilkan medusa yang berenang bebas. Yang istimewa, ketika Turritopsis dohrnii menjadi dewasa, hewan ini dapat berubah kembali menjadi polip.

Jika secara fisik rusak atau kelaparan, menurut Museum Sejarah Alam Amerika (American Museum of Natural History), hewan ini akan kembali lagi sebagaimana keadaan ubur-ubur.

Ubur-ubur atau jellyfish yang hidup di Laut Mediterania dapat mengulangi atau membalikkan siklus hidup beberapa kali.

Karena itu, menurut Museum Sejarah Alam (Natural History Museum) di London, ubur-ubur ini mungkin tidak pernah mati karena usia tua.

Turritopsis dohrnii berukuran kecil. Kurang dari 0,2 inci atau 4,5 milimeter.

Faktor eksternal yang dialami atau dihadapi ubur-ubur ini karena dimakan oleh hewan lain seperti ikan atau mungkin mati dengan cara lain. Ini yang menghalangi atau mencegah untuk benar-benar mencapai keabadian.

Selain ubur-ubur Turritopsis dohrnii, ada juga hewan air yang dapat hidup abadi: Hydra.

Mengutip Livescience.com, Hydra adalah sekelompok invertebrata kecil dengan tubuh lunak. Seperti halnya ubur-ubur Turritopsis, Hydra juga berpotensi untuk hidup selamanya.

Hydra tidak menunjukkan tanda-tanda memburuk seiring bertambahnya usia. Invertebrata ini sebagian besar terdiri dari sel induk, yang terus melakukan regenerasi melalui duplikasi atau kloning.

Dalam kondisi alami, Hydra tidak hidup selamanya karena ada ancaman seperti predator dan penyakit. Tanpa ancaman eksternal, Hydra dapat hidup abadi.

Sumber: Livescience.com

darilaut.id


BERITA TERKAIT