Indonesia Memiliki 285 Menara Suar
DARILAUT.ID | 22/09/2021 16:00
Indonesia Memiliki 285 Menara Suar
Foto udara suasana Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu, 11 Juli 2020. Kawasan pariwisata Pantai Pandawa yang menawarkan sejumlah atraksi wisata seperti paralayang dan perahu kano tersebut mulai dibuka kembali bagi kunjungan wisatawan setelah sempat ditutup lebih dari tiga bulan untuk mengantisipasi wabah COVID-19. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Darilaut – Sebagai negara kepulauan terbesar, Indonesia memiliki 285 menara suar yang dikelola 25 Kantor Distrik Navigasi. Menara suara ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Dalam Peringatan Hari Menara Suar Tahun 2021, Rabu (22/9) Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Arif Toha, mengatakan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran khususnya Menara Suar memiliki fungsi yang sangat vital dalam menunjang konektivitas maritim demi mewujudkan cita-cita mulia Republik Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.

Dengan semakin meningkatnya kualitas sistem dan jaringan transportasi, akan meningkat pula interaksi di antara pelaku ekonomi yang pada gilirannya dapat memajukan roda perekonomian di seluruh wilayah negara.

Terkait dengan hal ini, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengemban tugas dalam penyediaan transportasi laut yang selamat, aman, nyaman, efektif, efisien dan tepat sasaran. Selain itu, memiliki peran yang sangat penting dalam rangka menggerakan roda perekonomian, memperlancar mobilisasi penduduk, distribusi logistik, serta konektivitas antar pulau.

Salah satu faktor utama dalam menunjang kelancaran transportasi laut tersebut adalah keberadaan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) sebagai sarana di bidang keselamatan pelayaran yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan berlayar bagi kapal-kapal yang melintas.

Menurut Direktur Kenavigasian, Hengki Angkasawan peringatan Hari Menara Suar Indonesia dimaksudkan agar kita semua dapat mengingat kembali betapa pentingnya fungsi dan peranan menara suar bagi indonesia khususnya dan dunia pelayaran pada umumnya.

Hengki mengatakan Menara Suar sebagai sarana bantu navigasi pelayaran merupakan salah satu komponen dalam penyelenggaraan kenavigasian guna mendukung keamanan dan keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim termasuk sebagai salah satu sarana untuk memperkuat batas wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keberadaan Menara Suar dan pengabdian para petugas yang tidak kenal menyerah sudah selayaknya mendapat apresiasi yang pantas dari seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat maritim di Indonesia maupun di dunia.

Hal ini juga seiring dengan posisi Indonesia sebagai negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia yang sesuai dengan karakteristik kemaritimannya duduk sebagai anggota Council dalam International Maritime Organization (IMO).

darilaut.id

 


BERITA TERKAIT