BMKG Deteksi Fenomena Gelombang Rossby dan Kelvin di Indonesia
DARILAUT.ID | 26/10/2021 15:01
BMKG Deteksi Fenomena Gelombang Rossby dan Kelvin di Indonesia

Darilaut – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi fenomena gelombang Rossby dan gelombang Kelvin terpantau aktif di beberapa wilayah Indonesia. Gelombang tersebut dapat mempengaruhi cuaca di beberapa wilayah Indonesia.

Hal ini karena adanya pertemuan serta perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang dapat meningkatkan konvektivitas di atmosfer dan potensi pertumbuhan awan hujan.

Secara umum, menurut BMKG potensi hujan sedang-lebat disertai kilat/petir/angin kencang pada 25 – 30 Oktober 2021 masih dapat terjadi di wilayah provinsi, seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung dan Lampung.

Kemudian Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan. Selain itu, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Sebelumnya, Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) – BMKG juga memantau dua Bibit Siklon Tropis yang tumbuh di Belahan Bumi Utara (BBU) Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, mengatakan Bibit Siklon Tropis 98W yang tumbuh di Samudra Pasifik Barat sebelah Timur Filipina tepatnya di 13.5 LU, 140.2 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knots (54 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1006 hPa.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 99W yang tumbuh di Laut China Selatan tepatnya di 10.5 LU, 117.8 BT dengan kecepatan angin maksimum mencapai 20 knots (37 km/jam) dan tekanan udara di pusatnya mencapai 1007 hPa.

Bibit Siklon 98W dan 99W bergerak ke arah Utara-Barat Laut menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan intensitas keduanya meningkat dalam 24 jam ke depan.

Bibit siklon 98W dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia berupa potensi gelombang laut dengan ketinggian 1.25 – 2.5 meter dapat terjadi di Samudera Pasifik Timur Filipina.

Sementara Bibit Siklon 99W dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia berupa potensi hujan Sedang – Lebat di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini dan lebih rinci wilayahnya hingga level kecamatan dapat langsung mengakses kanal informasi BMKG.

darilaut.id


BERITA TERKAIT