Dua Perguruan Tinggi Lolos Seleksi Program Fasilitasi Hari Layar
DARILAUT.ID | 12/03/2022 10:00
Dua Perguruan Tinggi Lolos Seleksi Program Fasilitasi Hari Layar

Darilaut – Dua perguruan tinggi, Universitas Teknologi Sumbawa dan IPB University lolos seleksi program fasilitasi hari layar gelombang pertama tahun 2022 yang didanai Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selain dua perguruan tinggi, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN juga menerima program fasilitasi hari layar tersebut.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan proses seleksi program ini sangat kompetitif. Pada kesempatan ini akan diumumkan para penerima fasilitasi pendanaan untuk hari layar.

“Seluruh skema pendanaan dan fasilitasi yang ada tersebut tidak sekedar untuk membiayai kegiatan riset bagi periset yang ada di BRIN, namun juga dibuka dan bisa diakses oleh seluruh pihak secara kompetitif,” kata Handoko Rabu (9/3).

Fasilitasi hari layar merupakan salah satu skema yang telah dibuka dan telah selesai pelaksanaan seleksinya. Program ini diumumkan pada 21 Desember 2021. Selanjutnya, BRIN mengumumkan para penerima yang telah ditetapkan.

Skema pendanaan hari layar khusus untuk memfasilitasi aktivitas riset dengan memanfaatkan armada kapal riset yang dikelola oleh BRIN, khususnya untuk berbagai aktivitas riset kelautan. 

Fasilitasi hari layar satu dari tujuh skema fasilitasi dan pendanaan riset dan inovasi yang dibuka BRIN. Skema pendanaan ini merupakan hal baru bagi komunitas periset di Indonesia.

Kegiatan ini untuk memberikan akses yang terbuka dan inklusif bagi para periset/ dosen dan mahasiswa, untuk dapat memanfaatkan fasilitas kapal riset BRIN.

Selain itu, kegiatan tersebut dilakukan untuk akuisisi data dan/ atau koleksi spesimen yang memerlukan kapal riset.

Pelaksana Tugas Direktur Pengelolaan Armada Kapal Riset, Nugroho Dwi Hananto, mengatakan, kegiatan fasilitasi hari layar yang digelar BRIN memberikan akses yang terbuka dan inklusif bagi para periset/ dosen dan mahasiswa, untuk dapat memanfaatkan fasilitas kapal riset BRIN.

Kegiatan tersebut, menurut Nugroho, dilakukan untuk melakukan akuisisi data dan/atau koleksi spesimen yang memerlukan kapal riset.

Kapal riset BRIN diperlukan untuk melakukan riset multidisiplin, yang menghasilkan temuan ilmiah signifikan dalam mengungkap keanekaragaman hayati dan nonhayati, dalam skala makro, mikro, molekuler, dan pemanfaatannya secara berkelanjutan.

BRIN saat ini mengelola 5 KR nasional, yaitu KR Baruna Jaya I, II, III, IV dan VIII. Kelima kapal tersebut memiliki fasilitas riset yang mampu digunakan untuk memacu eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya laut secara lestari, khususnya di pesisir pulau-pulau kecil, laut, dan samudera.

Sejak 2021, BRIN telah membuka tujuh skema fasilitasi dan pendanaan riset dan inovasi. Masing-masing:

1) Fasilitasi Hari Layar Tahun 2022 – 2024;

2) Pendanaan Perusahaan Pemula Berbasis Riset;

3) Flagship Prioritas Riset Nasional (PRN) BRIN Tahun 2022–2024.

4) Pendanaan Riset Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19);

5) Fasilitasi Pusat Kolaborasi Riset;

6) Pendanaan Ekspedisi dan Eksplorasi Tahun 2022 – 2024; dan

7) Fasilitasi Pengujian Produk Inovasi Kesehatan.

darilaut.id


BERITA TERKAIT