Ini Cara Membedakan Ikan Jantan dan Betina
DARILAUT.ID | 10/04/2022 11:28
Ini Cara Membedakan Ikan Jantan dan Betina
Ilustrasi ikan salmon (Pixabay.com)

Darilaut – Dilihat dari fungsi reproduksinya, ikan seperti juga hewan lain, ada jantan dan betina. Namun bagaimana membedakan antara keduanya, bukan merupakan pekerjaan yang mudah.

Menurut M. Fadjar Rahardjo dari Masyarakat Iktiologi Indonesia, dalam tulisan di Warta Iktiologi, sebagian besar jenis ikan tidak menunjukkan perbedaan tubuh luar antara jantan dan betina. Kondisi ini dinamakan monomorfisme atau satu bentuk tubuh.

Pembedaan kedua jenis kelamin ini secara nyata hanya dapat dilakukan dengan membedah ikan dan melihat ciri seksual primernya.

Ciri tersebut ditunjukkan oleh organ yang berkaitan langsung dengan proses reproduksi: yaitu testis dan salurannya pada ikan jantan, serta ovarium dan salurannya pada ikan betina. Ciri ini tampak dengan jelas dan pasti pada ikan yang dewasa.

Meskipun sebagian besar ikan tidak dapat dibedakan antara jantan dan betina, ada sebagian yang bisa dibedakan.

Pada beberapa spesies tertentu, jenis jantan dan betina dapat diamati dari ciri seksual sekundernya, meskipun kadang kala tidak memberikan hasil yang positif atau meragukan.

Dilihat dari fungsinya, ciri seksual sekunder terdiri atas dua jenis. Jenis pertama menyangkut organ yang merupakan alat bantu pada pemijahan seperti alat bantu kopulasi, penempatan telur (ovipositor) dan pengeraman.

Jenis kedua adalah organ yang tidak mempunyai hubungan dengan kegiatan reproduksi secara keseluruhan. Ciri seksual sekunder bertalian dengan bentuk dan warna bagian tertentu tubuh ikan.

Beda antara jantan dan betina berdasarkan bentuk disebut dimorfisme seksual, sedangkan yang didasarkan perbedaan warna disebut dikromatisme seksual. Ciri seksual sekunder dapat bersifat permanen atau sementara.

Ciri bersifat permanen berarti ciri tersebut tinggal tetap pada tubuh ikan; sebaliknya ciri sementara atau tidak permanen hanya timbul pada waktu tertentu tepatnya pada saat musim perkawinan atau pemijahan.

Dimorfisme Seksual

Ikan lemadang (Coryphaena hippurus) jantan bagian atas kepalanya melengkung seperti kubah dan posisi sirip dorsal lebih ke depan dibandingkan dengan sirip dorsal ikan betina.

Ikan lemadang mempunyai warna yang cantik, emas di sisi bawah, biru cerah dan hijau di bagian samping dan belakang. Ikan lemadang jantan dewasa memiliki dahi yang menonjol di atas kepala, sedangkan lemadang betina memiliki kepala yang bulat.

Pada bentuk sirip sering menunjukkan ciri seksual sekunder. Sirip ekor bagian bawah yang memanjang terdapat pada ikan jantan ekor pedang (Xiphophorus helleri).

Ujung sirip dorsal sepat siam Trichopodus pectoralis jantan memanjang melewati pangkal ekornya, sedangkan yang betina tidak melewatinya.

Ikan laut-dalam Photocorynus spiniceps jantan bersifat parasit terhadap ikan betina. Ikan jantan tidak mempunyai saluran pencernaan karena sifatnya yang parasit. Si jantan menempel pada kulit ikan betina menggunakan mulutnya.

Ikan jantan semata-mata hanya berfungsi dalam reproduksi. Pada Ceratias holboelli yang juga menghuni laut-dalam, ukuran ikan jantan jauh lebih kecil daripada ikan betina. Sebegitu kecilnya sehingga ukuran ikan jantan masih lebih kecil daripada ovarium ikan betina yang matang.

Bintik besar seperti duri berjumlah 4-12 bintik pada ikan jantan yang muncul di kepala tepat sebelum musim pemijahan dan akan menghilang sesaat sesudah pemijahan, misalnya ikan creek chub (Semotilus atromaculatus).

Namun tidak terkait dalam proses perkawinan. Hal ini berbeda dengan beberapa ikan yang beberapa organ tambahan pada pemijahan dapat digunakan sebagai ciri seksual.

Gonopodium yang terdapat pada ikan seribu (Poecilia reticulata) jantan merupakan modifikasi sirip anal.

Kelompok ikan Elasmobranchii, yaitu hiu dan pari , sirip ventralnya bermodifikasi menjadi miksopterigium (klasper) yang berfungsi sebagai penyalur sperma yang membantu menjamin keberhasilan fertilisasi internal.

Selain itu, ikan jantan mempunyai gigi yang lebih tajam atau lebih panjang daripada gigi ikan betina yang berfungsi untuk mencengkeram betina selama kopulasi; sebaliknya ikan betina mempunyai kulit yang lebih tebal.

Pada Chimaera jantan berkembang suatu organ klasper di bagian atas kepalanya yang dinamakan tenakulum.

Alat kelamin jantan di kepala juga terdapat pada ikan Phallostethus cuulong di Vietnam.

Alat ini dinamakan priapium, yang diambil dari Priapius nama dewa kesuburan pada mitologi Yunani.

Priapium merupakan modifikasi sirip pektoral dan ventral. Ovipositor yang berfungsi sebagai alat penyalur telur ditemukan misalnya pada ikan Rhodeus amarus betina.

Dikromatisme Seksual

Warna pada ikan sering dimanfaatkan sebagai ciri dalam pengenalan seksual. Secara umum boleh dikatakan bahwa ikan jantan mempunyai warna yang lebih cemerlang daripada ikan betina.

Bagi ikan jantan warna berfungsi untuk menarik perhatian ikan betina. Variasi warna yang menakjubkan ditemukan pada banyak spesies siklid jantan pada berbagai danau di Afrika (Kodric-Brown 1998).

Ikan orange-spotted sunfish (Lepomis humilis) jantan terdapat bintik jingga yang lebih terang dan lebih banyak dibandingkan dengan ikan betina.

Pinggiran belakang sirip ekor ikan mujair (Oreochromis mossambicus) jantan berwarna merah.

Perbedaan lain yang jelas terlihat dari luar adalah genital papilla. Dengan demikian ikan mujair mempunyai dimorfisme seksual dan sekaligus dikromatisme seksual.

darilaut.id


BERITA TERKAIT