Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan
DARILAUT.ID | 20/04/2022 15:02
Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan

Darilaut – Spesies ini sebetulnya keseluruhan tubuhnya tidak berwarna putih. Hiu putih mendapatkan namanya “putih” atau “white” karena bagian bawahnya yang berwarna putih.

Tetapi di bagian atas tubuhnya berwarna abu-abu gelap hingga coklat.

Hiu putih atau White Shark berada di puncak rantai makanan dan memainkan peran ekologis penting di lautan.

Bobot berat tubuh hiu putih mencapai 2041 kg atau 4.500 pound. Dengan masa hidup 70 tahun atau lebih. Panjang spesies ini saat lahir 1,2 meter dan dewasa mencapai 6,4 meter.

Menurut NOAA Fisheries, meskipun berada di puncak rantai makanan di lautan, hiu putih terancam keberadaannya karena tangkapan sampingan, dampak habitat dan penangkapan berlebihan.

Menyandang nama ilmiah Carcharodon carcharias, spesies besar seringkali berada didekat pantai.

Hiu putih juga sering muncul dalam film dan dokumenter.

Terlepas dari reputasinya yang menakutkan, ukurannya yang besar dan produktivitas yang rendah membuat hiu putih rentan terhadap penurunan akibat dampak manusia.

Karena kerentanan alami ini, hiu putih adalah salah satu hiu yang paling banyak dilindungi secara global.

Hiu putih dilarang didaratkan oleh nelayan. Tetapi terkadang mereka tertangkap secara tidak sengaja di berbagai perikanan untuk spesies lain. Saat ini sudah ada peraturan untuk meminimalkan bycatch tersebut.

Spesies ini dilindungi di Suaka Laut Nasional NOAA, CITES Appendix II , CMS Appendix II, UNCLOS, dan organisasi pengelolaan perikanan regional internasional lainnya.

Penampilan tubuh hiu putih seperti bentuk torpedo dengan moncong kerucut dan lunas yang menonjol di pangkal ekornya yang berbentuk bulan sabit.

Hiu putih adalah yang terbesar dalam keluarga hiu mackerel. Memiliki sirip punggung pertama yang besar, biasanya memiliki puncak runcing. Seringkali ada bintik hitam di bagian bawah sirip dada.

Usia maksimum sulit ditentukan dan perkiraan berkisar antara 30 hingga lebih dari 70 tahun.

Hiu putih memangsa ikan, invertebrata, dan mamalia laut yang beragam. Hiu putih remaja terutama memakan ikan dasar, hiu dan pari yang lebih kecil, serta ikan dan cumi-cumi.

Hiu putih yang lebih besar sering berkumpul di sekitar koloni anjing laut dan singa laut untuk memangsa dan paus.

Habitat pilihannya berubah seiring bertambahnya usia, begitupula dengan pola makannya. Hiu putih hidup di perairan pantai dekat pantai dan perairan pelagis lepas pantai.

Hiu putih yang masih juvenil (anak dan remaja) cenderung tetap berada di habitat dekat pantai di atas landas kontinen yang dangkal.

Hiu putih hidup di seluruh dunia di perairan beriklim sedang dan subtropis, sering bermigrasi secara musiman untuk mengikuti kisaran suhu yang disukainya sekitar 50 hingga 80 °F atau 10 – 27 °C.

Di Atlantik AS, hiu putih terlihat dari Maine ke Teluk Meksiko dan Karibia AS. Di Pasifik AS, berada di Alaska ke California dan Hawaii. Hiu putih juga hidup di perairan lepas pantai Pasifik Meksiko.

Hiu putih termasuk paling banyak dipelajari di dunia. Agregasi musiman di area makan utama di sepanjang pantai memungkinkan peneliti untuk mempelajarinya. Seperti mempelajari aspek biologi dan memantau populasinya.

Namun, masih banyak yang tidak diketahui tentang hiu putih. Banyak pertanyaan mendasar tentang kelimpahan, sejarah kehidupan, habitat, dan pergerakannya masih belum terjawab.

 

darilaut.id


BERITA TERKAIT