Istana Rumah Kaca Sekadau Ambruk, Warga Harap Bisa Direvitalisasi
SUARAINDO.ID | 16/09/2022 16:37
Istana Rumah Kaca Sekadau Ambruk, Warga Harap Bisa Direvitalisasi

Suaraindo.id – Bangunan cagar budaya istana rumah kaca Kerajaan Sekadau ambruk termakan usia dan hempasan angin. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sekadau pun telah melakukan pembongkaran terhadap bangunan tersebut beberapa hari yang lalu.

Salah satu warga Desa Sungai Ringin Kabupaten Sekadau, Siti mengatakan bahwa istana rumah kaca tersebut merupakan salah satu benda bersejarah di Kabupaten Sekadau.

“Sayang sih ambruk dan di bongkar kalau bisa sih di bangun kembali karena itu, merupakan benda bersejarah yang ada di Sekadau,” kata Siti di Sekadau, Jumat (16/9/2o22).

Hal senada juga diungkapkan oleh Usman, menyayangkan bangunan bersejarah tersebut sebelumnya tidak ada perhatian dan perawatan dari pemkab, sehingga bangunan tersebut bisa ambruk akibat termakan usia.

“Kenapa sebelumnya tidak ada perawatan, itu kan sejarah Sekadau harusnya dirawat bukannya didiamkan seperti itu saja sampai ambruk seperti ini, ke depannya kalau bisa dibangun lagi, agar sejarah Sekadau tidak hilang ditelan zaman,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Disporapar Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono mengungkapkan, ambruknya rumah kaca tersebut dikarenakan termakan usia, dan kerusakannya sudah mencapai 90%.

“Ambruknya rumah kaca tersebut dikarenakan sudah termakan usia, dan kerusakannya juga sudah 90%,” ungkapnya.


Bayu menjelaskan sebelumnya bahwa bangunan tersebut sudah 5 kali mengalami runtuh dengan sendirinya. Demi keselamatan warga sekitar, pihaknya bersama BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, dan Perumda Sirin Meragun merobohkan sisa bangunan bersejarah tersebut.

“Demi untuk menjaga keselamatan warga sekitar kita robohkan bangunannya, takut nanti terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Sementara untuk tiang-tiang yang kokoh kita biarkan saja dan sisa-sisa puing tersebut tidak kita bersihkan, dan diratakan karena hal tersebut merupakan bangunan sejarah,” jelasnya.

“Dan untuk perobohan bangunan itu juga sudah disepakati dengan beberapa SKPD, tokoh masyarakat, dan pihak Keraton Kerajaan Istana Kusuma Negara Sekadau, dan masyarakat setempat. Hanya saja bangunan itu tidak kita ratakan dengan tanah,” bebernya.

Terkait dengan rencana untuk revitalisasi, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk untuk merevitalisasi bangunan yang ada dan sekarang masih dalam tahap proses.

“Kita sudah ajukan proposal untuk merevitalisasi bangunan tersebut ke pusat, dan kementerian namun sampai sekarang masih dalam proses. Karena keterbatasan anggaran maka belum bisa kita laksanakan,” tutupnya.

Diketahui bahwa bangunan istana rumah kaca Kerajaan Sekadau tersebut berdiri pada tahun 1927, dan tidak digunakan sejak tahun 1963 seiring fakumnya keraton Sekadau. Akibat termakan usia bangunan tersebut pun di bongkar guna untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap warga sekitar.

 

**


BERITA TERKAIT