Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Takalar Tetap Akan Berlakukan Sekolah Tatap Muka
KABARMAKASSAR.COM | 14/07/2021 09:48
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Takalar Tetap Akan Berlakukan Sekolah Tatap Muka
Ilustrasi Sekolah Tatap Muka atau Ilustrasi Belajar Tatap Muka. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

KabarMakassar.com -- Meskipun Kasus Penyebaran Corona Virus Disease atau Covid-19 di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan terjadi peningkatan, Sekolah tatap muka ditingkat SD hingga SMP tetap akan dibuka. 

Peningkatan kasus Covid-19 dibenarkan Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar dr Novita Yulianto. 

Ia menjelaskan, peningkatan kasus terkonfirmasi Covid-19 terjadi di dua bulan terakhir Bulan Juni dan Juli. 

"Peningkatan terjadi di dua bulan terakhir Juni, Juli. Yang banyak terkonfirmasi itu di Kecamatan Pattallassang," kata dr Novianti kepada KabarMakassar.com ketika ditemui di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, Selasa (13/7) siang tadi. 

dr Novi mengungkapkan untuk saat ini sebanyak 67 pasien yang terkonfirmasi Covid-19 sedang menjalani isolasi.

"Kalau yang terkonfirmasi itu, sampai kemarin yang dirawat inap itu 22, yang isolasi mandiri itu 45. Totalnya 67 orang," sebutnya. 

Sementara, belum lama ini Bupati Takalar Syamsari Kitta mengeluarkan pernyataannya akan membuka sekolah tatap muka di Kabupaten Takalar di tingkat SD hingga SMP. 

Alasannya, dengan menilai kondisi saat ini anak-anak di Kabupaten Takalar yang berkeliaran tidak menghiraukan Protokol Kesehatan. 

"Melihat kondisi sekarang, hampir semua anak-anak yang berkeliaran tidak menghiraukan protokol kesehatan. Oleh karena itu, saya mengusulkan agar sekolah tatap muka dibuka saja, dengan memberlakukan prokes yang ketat. Maka dengan cara ini anak-anak kita justru akan lebih terjaga," papar Bupati. 

Perlu diketahui, karena terjadinya peningkatan saat ini Kabupaten Takalar berada di zona Orange. 

Zona Orange sendiri dikategorikan masuk dalam zona rendah penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Meskipun demikian, penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

kabarmakassar.com


BERITA TERKAIT