Dirut PT ASDP: Sudah 71,5 Persen Kendaraan Pemudik dari Sumatera Menyeberang ke Jawa
TERASLAMPUNG.COM | 10/05/2022 09:22
Dirut PT ASDP: Sudah 71,5 Persen Kendaraan Pemudik dari Sumatera Menyeberang ke Jawa
Ribuan pemudik sepeda motor memasuki kapal Ro-ro di dermaga 7 pelabuhan penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, Rabu, 20 Juni 2018. ASDP Bakauheni memprediksi puncak arus balik mudik akan terjadi pada 20-21 Juni 2018. ANTARA/Ardiansyah

Teraslampung.com, LAMPUNG SELATAN–Hingga H+7 Arus balik Idul Fitri 2022, sudah 71,5 persen jumlah pemudik menggunakan kendaraan dari berbagai daerah di Sumatera kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni ke Pelabuhan Merak, Banten.

Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Fery (Persero), Ira Puspadewi menyampaikan, puncak atau angka tertinggi arus balik mudik lebaran, terjadi pada Sabtu (7/5/2022) kemarin dan setelahnya menurun.

“Kita sudah melewati masa puncaknnya Sabtu kemarin, yaknj angka tertinggi penumpang arus balik mudik lebaran 2022 sudah menyeberang ke Jawa,”kata Ira saat konferensi pers di dermaga eksekutif atau (7) Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Senin (9/5/2022).

Meski sampai hari ini, Senin (9/5) masih ada pemudik yang menyeberang, kata Ira, namun jumlahnya sudah sangat menurun jika dibandingkan pada akhir pekan lalu atau beberapa hari terakhir ini.

“Kalau untuk per hari ini Senin 9 Mei 2022 pukul 08.00 WIB, sudah 71,5 persen pemudik kembali ke Pulau Jawa dan ini adalah jumlah kendaraan yang telah diseberangkan,”ungkapnya.

Sedangkan untuk angka mutlaknya, lanjut Ira, totalnya sebanyak 147.000-an dari 209.000-an kendaraan yang telah menyeberang ke Pulau Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan ke Pelabuhan Merak.

“Untuk jumlah penumpang, tidak jauh berbeda yakni 72 persen yang sudah menyeberang ke Pulau Jawa,”terangnya.

“Delay System”, Kelancaran Arus Balik Pelabuhan Bakauheni

Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Fery (Persero), Ira Puspadewi mengapresiasi atas kerja keras aparat kepolisian Polda Lampung dan Jajaran (Polres/Polresta) serta instansi lainnya, atas kelancaran arus balik mudik lebaran di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

“Kelancaran arus balik mudik lebaran 2022 ini, karena adanya Delay System yang dilakukan kepolisian. Kami ucapkan terima kasih tentang ini, karena dengan sistem ini ada dua faktor penting yang telah dilakukan, “kata dia.

Dua faktor penting ini, lanjut Ira, pertama adalah mengenai kedatangan pemudik yang diperlambat dan diatur, sehingga tidak terjadi adanya penumpukan di Pelabuhan Bakauheni saat arus balik mudik lebaran.

Kemudian untuk yang kedua, masyarakat di titik-titik yang diperlambat di rest area dan dibeberapa titik di jalur arteri dan totalnya ada delapan.

“Faktor lain adalah, yakni edukasi dari kepolisian kepada masyarakat untuk membeli tiket secara mandiri sebelum masuk ke pelabuhan,”tandasnya.

 

teraslampung.com


BERITA TERKAIT