Serunya Berkemah di Savana Sikasur, Lereng Gunung Argopuro
TEMPO.CO | 18/12/2018 07:17
Suasana pagi di padang rumput Sikasur, lereng Gunung Argopuro, Sitobondo. (eastjava.com)
Suasana pagi di padang rumput Sikasur, lereng Gunung Argopuro, Sitobondo. (eastjava.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Desa Baderan, Sumbermalang, Situbondo Jawa Timur, Senin malam (17/12) menggelar hajatan dengan mengundang sejumlah penyanyi. Salah satunya, Citra Scholastika. Panggung diberi nama JazZavanna Sikasur. Acara ini memang hajatan Pemerindah Kabupaten Situbondo untuk memperkenalkan objek wisata savana Sikasur yang berada di lereng Gunung Argopuro untuk menyambut tahun kunjungan wisata 2019.

Bagi pendaki gunung tentunya jalur padang rumput Sikasur ini bukanlah tempat yang asing. Berada di lereng Gunung Argopuro atau dikenal sebagai Suaka Margasatwa Datara Tinggi Yang, savana ini merupakan jalur pendakian terpanjang di Pulau Jawa. Untuk memperkenalkan kawasan padang rumput ini, pemerintah daerah setempat pun memudahkan akses wisata alam pegunungan dan Situs Rengganis itu juga telah dibangun sarana dan infrastrukturnya. Apa saja keunikan dari Sikasur ini? 

1. Berada di antara Argopuro dan Puncak Rengganis

Padang rumput Sikasur terletak di antara Gunung Hyan atau lebih dikenal dengan Argopuro dan Puncak Rengganis, tepatnya berada di Desa Baderan, Kecamatan Sumbermalang, sekitar 18 Km arah selatan dari Besuki. Luasnya mencapai 70 hektare. Berada di ketinggian 2.200 meter di atas permukaan laut.

Rerumputan nan tinggi memenuhi padang rumput Sikasur di lereng Gunung Argopuro, Situbondo. ANTARA 

2. Danau Sitanjung

Saat mengunjungi padang rumput Sikasur, wisatawan juga akan menemukan Danau Sitanjung yang  keeksotisan padang rumput ini. Biasanya, di sini bisa bertemu juga dengan rusa-rusa datang untuk minum. 

3. Jangan lewatkan untuk berkemah

Padanga rumput Sikasur biasanya menjadi tempat untuk berkemah dari para pendaki sebelum melakukan pendakian. Bagi wisatawan, tentunya jangan lewatkan juga menikmati suasana alam sembari menginap di Sikasur. 

4. Lapangan terbang lawas 

Di padang rumput ini terdapat lapangan terbang yang sudah tidak beroperasi lagi. Lapangan ini dibangun pada  1940-an oleh AJM Ledeboer sebagai bagian dari kegiatan pembudidayaan rusa yang didatangkan dari mancanegara.

Bunga gladiol liar bermekaran di musim hujan antara Januari-April di padang rumput Sikasur di lereng Gunung Argopuro Situbondo. (bbksdajatim.org)

5. Bunga gladiol liar

Bila datang di musim hujan, wisatawan juga bisa menemukan bunga-bunga gladiol warna warni di padang rumput ini. Biasanya, bunga liar ini bermekaran mulai Januari hingga April. Berada di antara rerumputan di Sikasur, membuahkan keindahan tersendiri. Bunga yang aslinya berasal dari Afrika Selatan ini terlihat dalam warna putih, merah muda dan kekuningan. 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT