Tergusur Musik Digital, Kaset Pita Masih Dicari
TEMPO.CO | 03/03/2019 18:35
Setelah Musim Kaset Berlalu
Setelah Musim Kaset Berlalu

TEMPO.CO, Jakarta - Anak milenial mungkin tak lagi mengenal kaset pita. Benda yang sangat populer di 1960-an hingg 2000-an ini telah tergusur oleh CD dan music streaming Internet. Di mal-mal besar, penjual kaset pita tak lagi ditemukan.

Baca: Mengenang Kejayaan Kaset Spills Record

Meski demikian, ternyata masih ada penikmat musik yang mencari kaset pita dari musisi idolanya. Bukan di mal, umumnya mereka mencarinya di pedagang barang bekas di kawasan Jalan Surabaya, Jakarta Pusat.

Di lokasi ini para penikmat musik bisa mencari rilisan fisik album lagu mulai dari CD, piringan hitam, dan kaset pita. Ini juga yang membuat bisnis sejumlah pedagang di kawasan ini bisa tetap bertahan sampai sekarang.

Taufik Hidayat, salah satu pedagang kaset pita bekas di Jalan Surabaya mengatakan minat masyarakat terhadap kaset pita masih tinggi. Dia mengaku bisa menjual hingga 10 kaset pita per hari.

"Pembeli yang datang ke sini kebanyakan anak muda, tapi juga ada yang dewasa. Biasanya mereka cari lagu dari band lama," ujarnya saat ditemui Antara, akhir Februari lalu.

Harga kaset pita bekas ini pun menurutnya beragam, mulai dari Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah tergantung dari kelangkaan album pada kaset pita. Album musik band lawas, seperti Duo Kribo, SuperKid, hingga SAS Group misalnya bisa dijual dengan harga Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per kaset.

Perkembangan media sosial juga dimanfaatkannya untuk menjual kaset-kaset lagu secara online.

Pedagang kaset pita bekas lain di Jalan Surabaya, Rifai, mengatakan faktor nostalgia menjadi salah satu yang mendorong masyarakat untuk kembali membeli kaset pita bekas.

"Masih banyak yang membeli kaset pita. Selain untuk nostalgia, terkadang juga untuk koleksi," kata Rifai yang sudah tiga tahun berjualan di Jalan Surabaya.

Keinginan memiliki rilisan fisik dari album musisi idola ini juga yang mendorong Fikri (28) untuk mencari kaset-kaset pita. Bukan hanya nostalgia, pria yang bekerja sebagai karyawan swasta ini mengaku menemukan perbedaan saat mendengar lagu dari kaset pita dan digital.

"Menurut gue, beda aja gitu dengerin lagu di kaset sama digital. Kalau dengerin lagu di kaset, gua bisa lihat lirik, thanks to di cover. Unik aja sih. Bakal jadi harta karun juga," ucapnya.

Fikri mengaku memiliki banyak koleksi kaset-kaset pita di rumahnya. Album musik dari band era 1990-an menjadi incarannya saat berburu kaset pita.

"Gua suka cari kaset Indonesia 1990an. Kebanyakan sih band-band atau penyanyi dari Potlot, kayak Slank, Kidnap, Katrina, Boomerang, Flowers, Scope dan lainnya," jelas Fikri.

Baca: Mengoleksi Kaset Itu Gampang

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT