Song Joong Ki dan Song Hye Kyo Pisah, Ini 4 Pemicu Perceraian
TEMPO.CO | 28/06/2019 04:51
Song-Song Couple, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki. koreaboo.com
Song-Song Couple, Song Hye Kyo dan Song Joong Ki. koreaboo.com

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah resmi menikah pada 31 Oktober 2017, pasangan bintang drama Korea, Song Joong Ki dan Song Hye Kyo, memutuskan untuk berpisah. Rencana erceraian mereka disampaikan untuk pertama kalinya oleh kuasa hukum Song Joong Ki pada Kamis pagi, 27 Juni 2019.

Baca juga: 4 Fakta Perjalanan Cinta Song Joong Ki dan Song Hye Kyo

"Saya telah memulai proses untuk bercerai dari Song Hye-kyo," kata Song Joong Ki lewat pernyataan yang disampaikan pengacaranya. "Kami berdua berharap menyelesaikan proses perceraian dengan cara yang halus, daripada berdebat tentang masalah yang ada dan saling menyalahkan," ujar dia.

Sementara itu, agensi Song Hye Kyo juga membuka suara terkait hal ini. Mereka menuturkan bahwa perceraian tersebut telah dipikirkan secara matang oleh kedua belah pihak.

"Aktris kami, Song Hye Kyo, saat ini dalam proses cerai dengan suaminya. Alasannya karena mereka memiliki perbedaan kepribadian, yang membuat mereka mengakhiri pernikahan."

Perbedaan kepribadian menjadi salah satu pemicu keretakan rumah tangga yang paling umum. Selain itu, ada beberapa pemicu lain yang bisa menyebabkan pasangan berpisah. Dilansir dari Huffington Post dan Business Insider, berikut empat alasan terbanyak.

1. Masalah keuangan

Alasan umum pertama dari perceraian adalah karena hal keuangan. Ini bisa terjadi bagi mereka yang memiliki kondisi keuangan yang berlebihan maupun yang kekurangan. Saat kondisi keuangan yang kurang, perceraian terjadi karena suami tidak dapat menunjang kebutuhan rumah tangga. Saat keuangan berlebih, masalah yang terjadi lebih karena perbedaan prinsip dalam mengelola keuangan. Istri mungkin memiliki pola pikir atau prinsip untuk menggunakan uang sekarang, sedangkan suami ingin uang tersebut disimpan untuk investasi.

2. Jarangnya melakukan hubungan seksual

Berhubungan seksual merupakan suatu kebutuhan wajib dalam hubungan suami-istri. Dengan adanya penolakan dari salah satu pasangan untuk memuaskan hasrat pasangannya akan menjadi alasan perceraian berikutnya. Sebuah studi di Amerika Serikat mengatakan bahwa pasangan yang tidak menjaga hubungan intim melalui aktivitas seksual maupun non-seksual akan meningkatkan keasingannya sebagai pasangan yang berujung pada perceraian.

3. Kebiasaan buruk yang terus dilakukan

Saat telah masuk di dalam kehidupan pernikahan, banyak hal yang mungkin baru Anda ketahui tentang pasangan Anda. Kebiasaan buruknya yang lupa untuk mengelap dan menutup rapat botol kecap, misalnya. Hal-hal kecil seperti ini pastinya akan mengganggu Anda, khususnya karena Anda berpikir itu adalah kebiasaan buruk yang harus dihilangkan. Menumpuknya kekesalan Anda pada kebiasaan kecil pasangan akan menjadi bumerang pada pernikahan Anda.

Baca juga: Alasan Song Hye Kyo Jatuh Cinta pada Song Joong Ki Sebelum Cerai

4. Menikah bukan atas dasar cinta

Pada umumnya, menikah pasti didasari oleh cinta antara kedua pasangan. Namun, ada banyak pernikahan yang dilakukan atas dasar dan motivasi lain. Contohnya adalah harta warisan, kedudukan, atau bahkan perjodohan yang dilakukan orangtua. Karena bukan atas dasar cinta inilah yang akhirnya membuat pasangan tidak memiliki tanggung jawab, khususnya setelah mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Pernikahan macam ini akan sangat mudah kandas di tengah jalan.

SARAH ERVINA DARA SIYAHAILATUA | AISHA SHAIDRA | HUFFPOST | BUSINESSINSIDER


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT