7 Cara agar Otak Terjaga tanpa Kopi
TEMPO.CO | 08/09/2019 05:35
Ilustrasi wanita ngulet di tempat tidur atau bangun tidur.  shutterstock.com
Ilustrasi wanita ngulet di tempat tidur atau bangun tidur. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Kehidupan yang sibuk sering menuntut otak agar tetap dalam keadaan berkonsentrasi. Penelitian menyebutkan bahwa ketika kita sedang tidak berkonsentrasi, otak dalam keadaan ‘mati’. Kondisi ‘mati’ otak yang terlalu lama dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko demensia.

Namun, beberapa perubahan kecil dalam pola hidup akan menghasilkan perubahan signifikan pada kemampuan otak. Ahli nutrisi Amy Morris menyebutkan tujuh cara meningkatkan kemampuan bekerja otak, dilansir dari Daily Mail.

#Sarapan setiap hari
Beberapa penelitian membuktikan bahwa sarapan secara teratur dapat memperpanjang ingatan jangka pendek dan daya konsentrasi. Sarapan juga akan membantu merasa kenyang lebih lama, sehingga pola makan menjadi lebih teratur. Morris menyebutkan bahwa sarapan yang baik harus mengandung karbohidrat, protein, dan lemak.

#Ganti kopi dengan matcha
Matcha, yang merupakan bubuk dari daun teh hijau, mengandung kafein yang dapat memberi energi dan meningkatkan konsentrasi. Namun tidak seperti kopi, matcha memiliki manfaat lain, yaitu antioksidan yang mampu melindungi DNA dan sel-sel dalam tubuh. Selain itu, matcha juga mengandun L-Theanine, yang mampu membantu pembakaran lemak dan mencegah kanker.

#Makan kacang dan biji-bijian
Kacang dan biji-bijian adalah sumber vitamin E, yang dikenal berguna untuk meremajakan kulit. Penelitian membuktikan bahwa kenari dapat mengurangi penyakit-penyakit otak yang diderita seiring dengan bertambahnya umur. Morris menyarankan untuk mengkonsumsi kacang pikan, mete, dan badam sebagai pengganti camilan.

Ilustrasi minum air mineral. Shutterstock

#Banyak minum air putih
Kurang air putih dapat menyebabkan lemahnya konsentrasi, sakit kepala, dan pikun. Badan Pengawas Makanan Eropa menyarankan pria untuk mengonsumsi setidaknya 2,5 liter air sedangkan perempuan 2 liter per hari.

#Konsumsi minyak ikan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak ikan yang mengandung Omega-3 akan melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan konsentrasi. Sebuah penelitian dari 2011 juga menyebutkan adanya peningkatan fungsi otak sebesar 15 persen berkat omega-3.

#Meditasi
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang bermeditasi secara teratur memiliki daya konsentrasi yang lebih baik. Penelitian dari Universitas South Carolina juga menyebutkan bahwa bermeditasi selama 20 menit sehari mampu meningkatkan kemampuan kognitif.

#Tidur teratur
Tidur yang tidak teratur dapat menyebabkan berkurangnya daya konsentrasi. Tidur berperan penting dalam regenerasi sel dan meningkatkan ingatan. Tidur yang baik adalah selama 7-8 jam sehari.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT