Terong Ungu Kaya Manfaat, Jika Berlebihan Waspadai Risikonya
TEMPO.CO | 28/10/2019 06:23
Terong Ungu, Unsplash.com/Charles
Terong Ungu, Unsplash.com/Charles

TEMPO.CO, Jakarta - Terong ungu dapat diolah menjadi menu masakan sehari-hari. Rasanya yang unik, ternyata juga memiliki beragam manfaat untuk kesehatan, salah satunya berpotensi mengurangi risiko penyakit jantung.

Terong ungu adalah sayuran yang padat nutrisi. Tidak hanya vitamin, mineral dan serat di dalamnya juga menjadi sumber manfaat terong ungu untuk kesehatan tubuh kita. Seporsi terong ungu atau sekitar 80 gram, mengandung 20 kalori, 3 gram serat, 1 gram protein, 5 gram karbohidrat, 5 persen folat dari rekomendasi konsumsi harian, 5 persen kalium dari rekomendasi konsumsi harian, 10 persen mangan dari rekomendasi konsumsi harian, 4 persen vitamin K dari rekomendasi konsumsi harian dan 3 persen vitamin C dari rekomendasi konsumsi harian

Berikut ini ragam manfaat terong ungu untuk kesehatan

1. Membantu mengurangi risiko munculnya penyakit jantung
Kandungan serat, kalium, vitamin C, vitamin B6, dan fitonutrien yang ada di dalam terong ungu, dipercaya dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Sayuran ini juga mengandung antocyanin, suatu komponen yang mampu menurunkan risiko kematian pada penderita penyakit jantung.

2. Mampu mengontrol kadar gula darah
Menambahkan terong ungu ke dalam menu harian Anda, dapat membantu kadar gula darah di tubuh jadi lebih terkontrol. Manfaat terong ungu ini didapatkan dari kandungan serat yang dimilikinya. Serat dapat menghambat pencernaan dan penyerapan gula di tubuh. Penyerapan yang lebih lambat, membuat kadar gula darah di tubuh menjadi semakin stabil.

3. Menurunkan berat badan
Kandungan kalori yang rendah dan serat yang tinggi, membuat terong ungu menjadi makanan yang ideal untuk Anda yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Anda juga bisa menggunakan terong sebagai pengganti bahan makanan lain yang lebih tinggi kalori.

4. Dipercaya dapat membantu mencegah kanker
Terong ungu mengandung polifenol yang dipercaya memiliki efek antikanker. Sementara itu, komponen lain dalam terong, juga dapat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas, sehingga bisa mencegah pertumbuhan sel tumor dan penyebaran sel kanker.

5. Baik untuk menjaga kadar kolesterol
Pada penelitian yang dilakukan pada hewan uji, mengonsumsi jus terong terbukti berhasil menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Manfaat terong ungu yang satu ini didapatkan dari kandungan asam klorogenik yang dimilikinya. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk mengonfirmasi manfaat ini.

6. Menjaga kesehatan hati
Terong ungu kaya akan kandungan antioksidan, terutama antocyanin. Kandungan antioksidan ini, dipercaya dapat melindungi hati dari jenis racun tertentu penyebab penyakit.

7. Menjaga kesehatan otak
Komponen antioksidan di dalam terong juga disebut berpotensi untuk melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, komponen ini juga dapat mencegah terjadinya peradangan pada sel saraf, dan membantu memperlancar aliran darah ke otak.

Risiko jika berlebihan makan terong ungu

Namun di balik manfaat terong ungu yang begitu beragam, terdapat risiko kesehatan yang bisa saja muncul. Terong ungu memang lezat. Namun jika mengonsumsinya secara berlebihan, ada beberapa gangguan yang berisiko muncul di tubuh Anda, seperti mengganggu penyerapan zat besi. Dalam terong, terdapat komponen bernama nasunin yang dapat mengikat zat besi dan mengeluarkannya dari sel. Nasunin berdampak baik jika dikonsumsi orang yang kelebihan zat besi. Tapi, jika kondisinya sebaliknya, Anda disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan yang mengandung nasunin.

Salah satu komponen dalam terong, solanin, dipercaya dapat memicu terjadinya inflamasi atau peradagan jaringan. Meski belum banyak penelitian yang mengonfirmasi hal ini, namun tidak ada salahnya jika Anda lebih waspada dan jangan terlalu banyak mengonsumsi terong ungu. Selain itu, komponen oxalate dalam terong ungu, disebut dapat memicu terbentuknya batu ginjal. Makanan yang mengandung oxalate, seperti terong ungu, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh orang-orang berisiko tinggi mengalami batu ginjal.

Cara menyimpan dan mengolah terong ungu

Manfaat terong ungu bisa didapatkan dengan maksimal apabila Anda mengolahnya dengan benar. Sebelum memasak terong, cuci bersih lalu potong kedua ujungnya. Untuk menghilangkan rasa pahit pada terong, taburi dengan garam dan biarkan selama kurang lebih 30 menit. Metode ini juga akan membantu terong tidak menyerap terlalu banyak minyak saat dimasak.

Sebelum memasak terong tersebut, jangan lupa cuci kembali agar taburan garam bisa hilang dan tidak membuat masakan terlalu asin. Dibandingkan menggorengnya, memasak terong dengan memanggang, mengukus atau menumis adalah pilihan yang lebih sehat. Jangan memotong terong jika Anda belum akan mengolahnya, Jika menyimpan terong mentah yang sudah dipotong di kulkas, akan membuatnya menjadi cepat busuk. Terong akan lebih awet jika disimpan dalam keadaan masih utuh.

 

SEHATQ

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT