Spooning Sex, Gaya Bercinta Diawali dari Pelukan Romantis
TEMPO.CO | 26/07/2020 20:45
Ilustrasi pasangan. Freepik.com
Ilustrasi pasangan. Freepik.com

TEMPO.CO, Jakarta - Spooning adalah posisi berpelukan di mana dua orang berbaring berdampingan, yang satu membelakangi yang lain, seperti dua buah sendok yang diletakkan berjajar. Sendok kecil alias small spoon adalah orang yang berada di sisi dalam, bagian punggungnya menempel pada dada pasangan. Sementara sendok besar atau big spoon adalah yang pasangan bertugas memeluk dari belakang. Posisi berpelukan ini berubah menjadi gaya bercinta yang intim.

Namun sebenarnya posisi berpelukan spooning tidak harus selalu dikaitkan dengan seks. Anda bisa saja bermesraan dengan pasangan dalam posisi ini sambil membicarakan berbagai hal atau sambil memejamkan mata hingga tertidur. Namun, jika Anda dan pasangan bersedia, keintiman posisi spooning dapat berubah menjadi spooning sex

Gaya bercinta spooning sex cocok untuk Anda dan pasangan yang mungkin sudah tidak memiliki energi untuk sebuah percintaan panas yang membutuhkan banyak usaha. Meski demikian, bila tinggi tubuh Anda dan pasangan cukup jauh berbeda, spooning sex membutuhkan banyak usaha dan penyesuaian. Untuk menentukan siapa yang menjadi small spoon dan big spoon biasanya bergantung pada tinggi badan. Ini disebabkan karena posisi spooning terkesan melindungi, sendok besar melindungi sendok kecil. 

Bila Anda adalah small spoon, biarkan pasangan Anda memeluk Anda dari belakang dan mungkin menumpangkan kakinya ke atas kaki Anda. Biarkan pasangan melakukan penetrasi secara perlahan dari belakang. Sementara pasangan ‘berusaha’, Anda bisa membawa tangan pasangan untuk memeluk pinggang Anda (atau bahkan mengarahkannya ke payudara Anda!), kemudian pelan-pelan goyangkan tubuh Anda ke depan dan ke belakang hingga menemukan ritme yang sesuai. Bermesraan dalam posisi spooning tidak hanya menuntun Anda ke arah percintaan, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan.

Kelebihan melakukan spooning

1. Melepaskan hormon yang membuat perasaan menjadi baik

Saat dua orang berpelukan, maka tubuh mengeluarkan hormon oksitosin atau yang sering disebut hormon cinta. Selain itu, tubuh juga akan menghasilkan dopamine dan serotonin. Hormon oksitosin akan meningkatkan ikatan atau bonding dengan pasangan. Selain itu, hormon ini juga disebut berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan pereda stres. Dopamin merupakan hormon yang berkaitan dengan rasa bahagia dan kesenangan diri. Sementara serotonin berfungsi mengatur segala hal, mulai dari suasana hati, nafsu makan, hingga siklus tidur.

2. Membuat tidur lebih nyenyak

Bila Anda sering mengalami sulit tidur, mintalah pasangan untuk melakukan spooning dan menemani hingga Anda terlelap. Sebuah penelitian menemukan bahwa hormon oksitosin memiliki peran penting terutama pada mereka yang memiliki gangguan tidur seperti sleep apnea. Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keterkaitan antara oksitosin dan masalah tidur.

3. Menenangkan

Posisi spooning disebut membantu sistem saraf agar lebih rileks dan mengurangi tekanan darah. Selain itu, dengan posisi berpelukan spooning dapat membuat Anda dan pasangan menjadi lebih tenang. 

4. Meningkatkan keintiman

Seperti yang telah disebutkan sejak awal, posisi spooning memang dapat membuat Anda dan pasangan menjadi lebih intim. Berbaring di dekat pasangan dapat meningkatkan ikatan, baik secara fisik maupun emosi, dengan pasangan. Itulah mengapa banyak pasangan baru senang melakukan spooning setiap malam. Anda juga bisa membicarakan banyak hal dengan pasangan sembari spooning, termasuk hal-hal yang Anda sukai maupun tidak sukai ketika bercinta. 

5. Tidak membutuhkan banyak usaha

Saat fisik Anda sedang lelah namun tetap ingin bercinta dengan istri, Anda bisa melakukan spooning sex. Tak perlu bingung dengan foreplay. Saat berpelukan, Anda dapat mengelus rambut pasangan, mengecup lehernya, atau memberi stimulasi pada bagian payudara. Semua itu bisa dilakukan sembari berbaring. Jadi, Anda tak perlu mengeluarkan banyak energi untuk sebuah seks yang intim.

SEHATQ 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT