Presiden Joko Widodo Ingin Labuan Bajo Jadi Destinasi Wisata Alami Plus Premium
TEMPO.CO | 01/10/2020 22:10
Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menikmati matahari terbenam saat menaiki kapal pinisi ketika mengunjungi Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), 20 Januari 2020. Kunjungan ini juga dalam rangka mempersiapkan Labuan Bajo untuk G20 dan ASEAN Summit pada
Presiden Joko Widodo atau Jokowi, menikmati matahari terbenam saat menaiki kapal pinisi ketika mengunjungi Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), 20 Januari 2020. Kunjungan ini juga dalam rangka mempersiapkan Labuan Bajo untuk G20 dan ASEAN Summit pada 2023. Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan sejumlah sarana pariwisata di Kampung Ujung, Labuan Bajo, Kecamatan Komodo, Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Presiden Jokowi ingin Labuan Bajo menjadi destinsi wisata yang premium sekaligus alami. "Semua penataan harus sesuai dengan alam dan lingkungan di kawasan, sehingga terlihat sangat natural bagi siapapun yang berkunjung. Dan Labuan Bajo akan jadi kawasan yang premium," ujar Presiden Joko Widodo di Manggarai Barat, NTT, pada Kamis, 1 Oktober 2020.

Penataan di kawasan Labuan Bajo, menurut Presiden Joko Widodo, terdiri dari dua tahap, yakni tahap pertama akan selesai pada akhir 2020 dan tahap kedua rampung di 2021. Beberapa kawasan yang dibenahi antara lain destinasi wisata Gua Batu Cermin, kawasan Puncak Waringin, kawasan Kampung Ujung, hingga Pantai Marina. Ada pula pemindahan pelabuhan ke wilayah Wae Kelambu serta menata Pulau Rinca yang merupakan habitat komodo.

Suasana senja Labuan Bajo yang memikat wisatawan. Dok. Kemenparekraf

"Hari ini saya meninjau sekaligus mengontrol penataan kawasan wisata Labuan Bajo," kata Presiden Joko Widodo. "Pembenahan sudah dimulai di kawasan Goa Batu Cermin dan kini mencapai 47 persen." Di destinasi wisata Kampung Ujung, pemerintah akan membangun area pedestrian.

Lalu kawasan pelabuhan akan dirombak kemudian aktivitas pelabuhan pindah ke Wae Kelambu. Di sini akan dibangun terminal bongkar muat peti kemas kapal. Adapun destinasi wisata Puncak Waringin akan menjadi tempat pameran produk lokal NTT, terutama tenun dan kerajinan tangan lainnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT