Benarkah Minyak Goreng Menyebabkan Kolesterol Tinggi? Ini Kata Dokter
TEMPO.CO | 06/10/2020 18:25
Ilustrasi Minyak Goreng. bimcbali.com
Ilustrasi Minyak Goreng. bimcbali.com

TEMPO.CO, Jakarta - Selama pandemi, banyak orang mulai menjalani gaya hidup sehat, salah satunya dengan memasak makanan sendiri di rumah. Sebagian makanan dimasak dengan cara digoreng. Namun, katanya minyak goreng berbahaya karena bisa menyebabkan kolesterol tinggi. Apakah benar?

Pakar gizi Seala Septiani mengatakan bahwa sebetulnya untuk mencegah kolesterol tinggi atau penyakit-penyakit lain itu adalah makanan sehat dengan gizi seimbang, baik saat pandemi atau tidak.

ilustrasi gorengan (Freepik.com)

“Sering dengar jangan pakai minyak, tidak sehat. Faktanya minyak seperti soya oil adalah sumber lemak yang baik bagi tubuh. Lemak yang dibutuhkan tubuh adalah bukan kolesterol, kaya akan MUFA, PUFA, dan omega 3,” tuturnya dalam konferensi pers virtual Sania Royale Soya Oil, Selasa, 6 Oktober 2020.

Dia menambahkan bahwa minyak merupakan sumber nabati. Sumber nabati itu bebas kolesterol karena kolesterol itu adanya dari sumber hewani. Sehingga tidak ada hubungannya dengan kolesterol karena minyak adalah sumber nabati.

“Yang perlu diperhatikan juga itu, sekali makan harus seperti apa, minyak sudah bagus tapi yang digoreng jangan jeroan terus karena jeroan itu kolesterol tinggi terus. Hindari pemanasan atau pemasakan berulang minyak, karena sudah berubah kandungannya,” ujarnya.

Di samping menjaga pola makan, untuk membantu kolesterol tubuh stabil adalah tetap aktif bergerak walau di rumah saja.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT