Buka Akses Wisata, Air Travel Bubble Hong Kong dan Singapura Diluncurkan
TEMPO.CO | 13/11/2020 12:42
Bandara Internasional Hong Kong tahun ini, berhasil naik satu peringkat. Bandara Hong Kong kini menempati posisi keempat sebagai bandara terbaik di dunia. Bandara ini juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik dari majalah Skytrax selama
Bandara Internasional Hong Kong tahun ini, berhasil naik satu peringkat. Bandara Hong Kong kini menempati posisi keempat sebagai bandara terbaik di dunia. Bandara ini juga pernah mendapatkan penghargaan sebagai bandara terbaik dari majalah Skytrax selama lima tahun berturut-turut (2001-2005). Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Pariwisata Hong Kong (Hong Kong Tourism Board- HKTB) dan Dewan Pariwisata Singapura (Singapore Tourism Board-STB) resmi meluncurkan Air Travel Bubble (ATB) antara dua negara itu pada 11 November 2020. Keberangkatan penerbangan pertama akan dilaksanakan pada 22 November 2020.

Direktur Eksekutif HKTB, Dane Cheng mengatakan pihaknya senang dengan dimulainya kembali perjalanan antara Hong Kong dan Singapura. "Ini merupakan momen penting yang menunjukkan kepada dunia bahwa perjalanan internasional yang aman saat ini sangat mungkin terjadi dan ini akan membuka jalan bagi kami untuk membawa penerbangan wisata dari dan ke negara lain," ujarnya, Kamis, 12 November 2020.

Kebijakan Air Travel Bubble antara Hong Kong dan Singapura dinilai sebagai tonggak penting bagi industri pariwisata global dan membuka jalan bagi dimulainya kembali perjalanan internasional yang aman. Kemitraan antara HKTB dan STB juga merupakan yang pertama di antara kedua badan pariwisata tersebut sekaligus menunjukkan hubungan yang erat antara kedua negara serta komitmen bersama untuk memberikan pengalaman perjalanan yang aman bagi pengunjung.

Dalam kesempatan yang sama, Chief Executive Officer STB, Keith Tan mengatakan Air Travel Bubble merupakan tonggak penting untuk menunjukkan persahabatan yang erat antara Singapura dan Hong Kong. "Singapura memiliki perlengkapan yang baik untuk menangani pandemi Covid-19, dan kami yakin bahwa turis dari Hong Kong dapat menikmati Singapura dengan tenang," kata dia.

Ia pun mengklaim bahwa industri pariwisata Singapura saat ini telah meningkatkan standar produk pariwisata yang akan memberikan pengalaman berbeda dan memberikan kejutan kepada para pengunjung meski mereka pernah ke Singapura sebelumnya. "Bersama dengan para mitra pariwisata, kami siap menyambut wisatawan Hong Kong di Singapura," kata Tan.

Kesehatan dan keselamatan dari penduduk setempat dan turis tetap menjadi prioritas utama. Untuk memberikan ketenangan pikiran kepada pengunjung, kedua negara telah menerapkan program sertifikasi di seluruh kota untuk menjamin kebersihan dan keselamatan.

HKTB telah meluncurkan Skema Sertifikasi Tindakan Higienis Anti-Epidemi untuk memastikan bahwa setiap titik kontak perjalanan pengunjung terekam di dalam skema tersebut. Sementara itu, SG Clean Singapura merupakan sebuah sertifikasi nasional yang diberikan kepada seluruh bisnis di semua lini di Singapura, termasuk industri pariwisata, yang telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang tinggi.

Sebagai bagian dari kemitraan, kedua dewan pariwisata juga akan melakukan kegiatan promosi bersama seperti konten media sosial yang saling terkoordinasi. Kedua dewan pariwisata juga telah menyiapkan hadiah khusus untuk menyambut wisatawan gelombang pertama di masa Air Travel Bubble, seperti masker wajah reusable, yang menampilkan aspek unik dari kedua kota tersebut, di mana ini merupakan hadiah edisi terbatas.

Wisatawan yang menggunakan dengan penerbangan Air Travel Bubble gelombang pertama dari kedua negara akan disuguhi menu khusus di dalam penerbangan, di mana akan memiliki makanan khas lokal dari Hong Kong dan Singapura, yang dikurasi oleh Cathay Pacific dan Singapore Airlines. Menu ini akan tersedia di semua penerbangan Air Travel Bubble hingga akhir tahun ini.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT